Manfaat Utama Susu dan Susu Terbaik untuk Dikonsumsi

Advertisement
Susu bermanfaat sepanjang hayat atau sepanjang hidup manusia, belum ada catatan bahwa susu berbahaya bagi manusia, justru sebaliknya.   Susu sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak tetapi susu tak hanya dibutuhkan selama masa tumbuh-kembang anak, bahkan seumur hidup manusia membutuhkan susu. Sejak bayi seorang  membutuhkan air susu ibu. selanjutnya di usia balita, anak, dan remaja, susu dibutuhkan untuk mendukung proses tumbuh-kembang, membantu anak memiliki ingatan yang lebih baik, serta mengurangi jumlah anak tumbuh pendek. Mengkonsumsi susu yang minim pada anak akan menyebabkan pertumbuhan yang lambat. Di usia dini susu juga bermanfaat untuk menabung kalsium. Di usia 30 tahun, kemampuan tulang dalam menyerap kalsium berkurang, dan kalsium dalam tulang mulai dikeluarkan.

Kalsium merupakan unsur utama penyusun tulang, susu memiliki kadar kalsium sangat tinggi. Jika kadar kalsium dalam tulang berkurang, sehingga dapat penyebabkan pengeroposan tulang (osteoporosis). Di Indonesia, insiden osteoporosis cukup tinggi. Dari Data Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Kementerian Kesehatan menunjukkan penderita osteoporosis meliputi : 41,8 persen laki-laki dan 90 persen perempuan Indonesia memiliki gejala osteoporosis. Sedangkan 28,8 persen laki-laki dan 32,3 persen perempuan di Indonesia terserang osteoporosis.

Konsumsi susu di Indonesia memiliki jumlah masih rendah, meskipun terus meningkat. Data South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) 2008 menunjukkan konsumsi susu di Indonesia sebanyak 7,7 liter per kapita per tahun. Pada 2010, data Kementerian Pertanian menunjukkan konsumsi susu di Indonesia sebanyak 11,7 liter per kapita per tahun. Indonesia konsumsi susu itu masih cukup rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand dengan 31,7 liter per kapita per tahun, dan bahkan Vietnam dengan 12,1 liter per kapita per tahun. Finlandia sendiri merupakan negara dengan konsumsi susu tertinggi di dunia dengan 130 liter per kapita per tahun.

Mengkonsumsi susu setidaknya dua gelas sehari adalah salah satu cara mencukupi kebutuhan gizi harian. Segelas susu mengandung sumber nutrisi terbaik, kandungan susu bukan cuma kalsium, tapi juga karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin B1, B6, B12, A, serta D. tak kalah pentingnya adanya laktofenin yaitu zat yang sangat penting untuk menstimulasi kekebalan, dan osteoprotogenik yaitu yang berfungsi mentransfer kalsium untuk masuk ke dalam tulang serta matriks tulang yang membentuk tulang sempurna.

Susu Terbaik Untuk Dikonsumsi
Perbandingan antara susu segar dan susu olahah seperti susu formula yang di konsumsi dapat kita lihat dari bebrapa uraian berikut ini : Susu segar memiliki nutrisi yang baik karena mendapat proses pasteurisasi, yaitu proses pemanasan dalam waktu singkat untuk membunuh mikroorganisme kemudian didinginkan sebelum diminum. Proses pemanasan yang singkat membuat kandungan nutrisi lebih terjaga. Akan tetapi sebelum diminum, susu segar harus selalu disimpan dalam keadaan dingin karena Susu segar memiliki waktu kadaluarsa yang singkat.

Susu cair mendapat proses Ultra High Temperature, yaitu proses pemanasan ke suhu yang lebih tinggi (ketimbang pasteurisasi) dalam waktu yang singkat. Panas yang lebih tinggi menyebabkan kandungan nutrisi tak sebanyak susu segar. Akan tetapi susu cair UHT dapat disimpan dalam suhu normal dan memiliki waktu kadaluarsa yang lebih panjang.

Susu bubuk dan susu kental manis mengalami proses yang lebih panjang. Meski kandungan nutrisinya tak sebanyak susu segar atau susu cair, susu bubuk mendapat tambahan (fortifikasi) vitamin, mineral, dan zat lainnya untuk meningkatkan nutrisinya. Waktu kadaluarsa lebih panjang. Namun setelah kemasan dibuka, susu ini harus disimpan dalam tempat yang tertutup rapat. Semakin banyak terkena udara, akan menyebabkan proses oksidasi yang mengurangi kandungan nutrisi susu bubuk.Jangan menyeduh susu bubuk dengan air mendidih atau air yang terlalu panas kata Dr Samuel. Air mendidih atau yang terlalu panas dapat mengurangi kandungan nutrisi.


,

ARTIKEL YANG BERKAITAN