Mengapa Rokok Sangat Berbahaya Bagi Tubuh ?

Advertisement

Berdasarkan data WHO, tingkat kematian akibat merokok di dunia mencapai satu juta manusia pertahun, 95% diantaranya disebabkan oleh karena kanker paru. Merokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru. Lebih memperihatinkan lagi kematian karena kanker paru, 50% terjadi pada perokok pasif, seperti janin dalam kandungan ibu perokok, anak-anak dan orang dewasa bukan perokok yang berada dalam lingkungan perokok.



Dalam dunia kesehatan secara jelas dan tak henti-henti berkampanye bahwa rokok memberikan dampak negatif yang luas bagi kesehatan dengan meningkatkan penderita, angka kesakitan, dan kematian, Akan tetapi para perokok pada umumnya mereka tidak menghiraukan pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok tersebut. Perokok memiliki kebiasaan dan ketagihan dalam merokok, sehingga kesulitan dalam menghentikan kebiasaan tersebut. Ketagihan dalam mengisap rokok disebabkan karena adanya kandungan nikotin dan tar yang terkandung dalam rokok.

Hasil dari berbagai penelitian diperkirakan lebih 4000 bahan kimia yang terkandung dalam rokok dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi tubuh, karena ada memiliki sifat toksik Tiga bahan kimia utama yang terdapat pada asap rokok yaitu Tar, karbon monoksida (CO) dan nikotin. Ketiga bahan tersebut sangat mengancam kesehatan manusia karena melalui pertukaran gas atau sistem cardiovascular. Dengan adanya gangguan-gangguan pada metabolisme sel serta sistem cardiovascular mempunyai efek terhadap kesehatan serta kondisi fisik yang semakin lama semakin menurun.

Penggunaan nikotin dalam dosis yang rendah dapat menyebabkan eksitasi yang dirasakan sebagai kenikmatan, tetapi pada dosisi yang tinggi menyebabkan inhibisi setelah eksitasi sepintas yang mendorong perokok ingin terus merokok, yang biasa disebut sebagai candu. Seringnya menghisap gas CO maka sistem pernapasan dan pertukaran udara pada pembuluh darah terhambat, sehingga karbon monoksida lebih mudah terikat pada hemoglobin dari pada oksigen, Haemoglobin mengikat CO 250 kali lebih mudah dibandingkan mengikat dengan O2. Supaya tubuh kita sehat maka ikatan oksigen dan haemoglobin harus lebih banyak agar dapat meningkatkan kemampuan aerobik. CO banyak, maka akan semakin berkurang daya angkut bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan nafas dan pembuluh darah.

Asap rokok dapat mengakibatkan batuk yang kuat dan berlebih (chronic bronchitis) dan apabila berterusan, alveoli dalam paru-paru mengembang dan kurang elastik, mengakibatkan penyerapan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida menjadi terhambat. Jika seseorang itu perokok maka pasokan oksigen akan lebih sedikit dibandingkan CO sehingga bisa menyebabkan terjadinya pernafasan yang terengah-engah. Selama seseorang melakukan aktivitas yang berat, maka tubuh mungkin akan memerlukan oksigen sebanyak 20 kali dari normal. Tetapi karena peningkatan curah jantung, maka waktu yang dibutuhkan untuk menetapnya darah di dalam kapiler sangat berkurang Rokok memang mempunyai pengaruh yang sangat buruk terhadap kesehatan serta kemampuan aerobik. Tapi dari individu tersebut belum ada kesadaran untuk menghentikan kebiasaan merokok. Kebiasaan rokok sering sekali disebut-sebut memendekan umur hidup di dunia, hal ini sudah tidak bisa dipungkiri lagi, akibat negatif dari rokok.

Pada produk-produk rokok terdahulu tertera pada kotak rokok tertulis dengan merokok dapat meyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. sekarang diproduk rokok sudah jelas sekali gambar-gambar menyeramkan akibat rokok... ayoooooo mari kita matikan rokok sekarang juga.. demi masa depan kita untuk lebih baik,......



.

ARTIKEL YANG BERKAITAN