Mengenal Mekanisme Ejakulasi, Penyebab dan Mencegah Ejakulasi Dini

Advertisement
Pengertian Ejakulasi dan ejakulasi Dini
Ejakulasi adalah peristiwa penyemburan air mani ke luar secara mendadak yang menandai klimaks bagi pria. Ejakulasi dini (biasa disingkat ED) adalah ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu cepat, yang tidak sesuai dengan keinginannya.

Ejakulasi dini merupakan disfungsi seksual yang banyak dialami kaum pria, di samping disfungsi ereksi. Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya.


Mekanisme ejakulasi dan ejakulasi dini
Proses ejakulasi berada di bawah pengaruh saraf otonom. Asetilkolin yang merupakan neurotransmiter dimana saraf simpatis mengaktivasi kontraksi dari leher kandung kemih, vesikula seminalis, dan vas deferens. Refleks ejakulasi berasal dari kontraksi otot bulbokavernosus dan ischiokavernosus serta dikontrol oleh saraf pudendus. Intinya ejakulasi terjadi karena mekanisme refleks yang dicetuskan oleh rangsangan pada penis melalui saraf sensorik pudendus yang terhubung dengan persarafan tulang belakang (T12-L2) dan korteks sensorik (salah satu bagian otak).

Mengapa refleks ini dapat terjadi sebelum pria tersebut menginginkannya? Penelitian terakhir mengemukakan bahwa terdapat gangguan respon penis pada pria dengan ejakulasi dini. Penelitian yang dilakukan oleh Xin dan kawan-kawan serta dimuat di dalamJ.Urol mengukur kadar sensorik penis menggunakan biothesiometry pada pria dengan ED dan membandingkannya dengan kadar yang normal. Pada pria tanpa ED, pengukuran kadar sensitivitas penis meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Namun pada pria dengan ED, justru sensitivitas semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia (P<.001). Penelitian lanjutan mengemukakan bahwa pria dengan ED memiliki sensitivitas lebih tinggi daripada pria tanpa ED.

Tingkatan Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini dapat terbagi menjadi tiga derajat berdasarkan ringan-beratnya gangguan yang akan dijelaskan melalui tabel di bawah ini :
1.   Ejakulasi Dini Ringan yaitu Ejakulasi terjadi setelah beberapa kali gesekan
2. Ejakulasi sedang yaitu Ejakulasi terjadi sesaat setelah penis masuk ke dalam vagina
3. Ejakulasi berat Ejakulasi terjadi ketika penis menyentuh kelamin wanita bagian luar atau sebelum menyentuh kelamin wanita

Tanda tanda Ejakulasi Dini
Tanda-tanda utama ejakulasi dini adalah ketika ejakulasi terjadi sebelum kedua pasangan menginginkannya, tidak bisa tahan lama ketika berhubungan seks yang menyebabkan rasa kecewa dan stres pada kedua pihak. Dokter biasanya membagi ejakulasi dini atas dua bagian yaitu ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Dalam rilis yang dikeluarkan oleh International Society for Sexual Medicine,
Gejala ejakulasi dini primer adalah:
1. Ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi pada satu menit penetrasi vagina,
2. Ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina, dan
3. Menimbulkan konsekuensi negatif pribadi, seperti stres, frustrasi atau menghindari keintiman seksual Ejakulasi dini primer terjadi sejak seorang pertama kali melakukan hubungan seks.

Akibat Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini, gejala ini sangat sering dialami oleh pria. Baik pria yang sudah berkeluarga ataupun pria yang belum berkeluarga. Terkadang ejakulasi dini dapat menyebabkan perceraian, perselingkuhan dan pertengkaran dalam rumah tangga.

Penyebab ejakulasi dini
Secara umum penyebab ejakulasi dini yaitu:
1. Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual.
2. Ada penyebab fisik terutama kurang berfungsinya serotonin yang berfungsi menghambat.” Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Sayangnya, pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.

Selain itu juga penyebab ejakulasi dini dikategorikan sebagai berikut :

1. Penyebab Primer memiliki arti bahwa gangguan ejakulasi dini ini terjadi pada pria sejak dia mulai aktif secara seksual (post-pubertas). Penyebab Ejakulasi Dini primer dapat terjadi pada pria yang tidak pernah memiliki hubungan seksual tanpa mengalami ejakulasi dini. Hal ini umumnya dapat terjadi karena gangguan emosional atau penyebabnya dapat multipel. Penyebab lainnya adalah kecemasan ketika berhubungan seksual yang berkaitan dengan trauma seksual (pelecehan seksual, insest)
2. Sedangkan Penyebab sekunder berarti kondisi ini terjadi pada individu yang sebelumnya mampu mengontrol ejakulasinya dan tanpa sebab yang jelas, dia mulai mengalami ejakulasi dini.
Penyebab Ejakulasi Dini sekunder dapat berkaitan dengan beberapa penyebab baik organik, zat, atau psikis dimana kecemasan merupakan penyebab terbanyak

Respon seksual manusia terbagi atas 3 fase yaitu libido (hasrat/birahi), perasaan terangsang, dan orgasme (klimaks). The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fourth Edition (DSM-IV) mengklasifikasikan gangguan seksual menjadi 4 kategori :
• Primer
• Berkaitan dengan gangguan kesehatan (organik)
• Dipengaruhi oleh obat-obatan
• Tidak spesifik

Masing-masing kategori DSM IV mnegklasifikasikan gangguan tersebut pada ketiga fase seksual atau gangguan pada libido, perasaan terangsang, dan orgasme. Pada beberapa pria, ejakulasi dini dapat berakibat terhadap disfungsi ereksi. Ejakulasi dini untuk pertama kali paling banyak dikategorikan sebagai non-spesifik (berdasarkan DSM IV) dimana tidak ada seorang pun yang mengetahui penyebabnya dan faktor psikologis dicurigai menjadi penyebab utama dari ED. Penyakit yang melibatkan saluran reproduksi pria (gangguan organik) atau pengaruh obat-obatan jarang sekali menjadi penyebab dari ED. Apabila ED terjadi sebelum penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) pada pasangan yang mengharapkan kehamilan, maka tidak mungkin kehamilan dapat terjadi kecuali dengan inseminasi buatan. Hal ini akan mengakibatkan gangguan emosi dan psikis bagi pasangan tersebut.

Salah satu teori mengapa gangguan psikologis dikatakan sebagai penyebab utama dikondisikan karena adanya tekanan sosial untuk mencapai klimaks dalam waktu singkat. Sebagai contoh, penyebab dasar ED dapat berkaitan dengan ketakutan tertangkap sedang masturbasi saat remaja atau dapat berhubungan dengan pengalaman seksual pertama sebelum pernikahan (di rumah pacar, hotel, mobil) yang berkaitan dengan ketidaknyamanan dan perasaan bersalah. Pola ini akan sulit dirubah setelah pria tersebut menikah.
Terlebih lagi adanya fakta bahwa terangsangnya seorang wanita serta orgasme wanita lebih lama dan lebih sulit daripada pria. Hal ini akan menimbulkan perasaan ejakulasi dini bagi pria yang orgasme lebih cepat daripada pasangannya.

Perasaan takut ditolak, ketakutan akan menyakiti pasangan seksual atau penisnya sendiri, serta kekhawatiran akan terjadinya kegagalan merupakan faktor psikis penyebab terjadinya ED. Beberapa peneliti menemukan perbedaan antara waktu laten dan perbedaan homon pada pria dengan ED dan pria normal. Teori tersebut mengatakan bahwa beberapa pria memiliki sensitivitas berlebih (oversensitif) atau hipereksitabilitas (mudah terangsang) dari alat kemaluan mereka yang mencegah berkurangnya aktivitas simpatis dan mempercepat terjadinya ejakulasi. Pria dengan hipereksitabilitas akan mudah mengalami ED

Cara mencegah dan mengatasi Ejakulasi Dini
Dalam mencari cara dan teknik untuk mengontrol ejakulasi dini, teknik tertentu telah ditetapkan cukup efektif dalam membantu orang mengidentifikasi tanda-tanda tertentu yang tubuh buat saat akan menimbulkan ejakulasi, karena proses ejakulasi sendiri sangat jarang tanpa disertai tanda-tanda. Banyak sekali cara untuk mengatasi ejakulasi dini diantaranya adalah dengan Sex Teraphi. Misalnya anda dapat mengontrol ejakulasi dini dengan bantuan istri. Cara yang lebih baik untuk mengatasi masalah ejakulasi adalah dengan melatihnya secara fisik, mental serta emosional untuk tetap fokus dan terlibat saat berhubungan intim.

Salah satunya dengan menggunakan posisi seks yang kurang intens memberikan gesekan kepada penis – seperti posisi wanita di atas (Woman On Top). Atau memasukan penis secara perlahan juga akan membantu dalam tahap melatih dan menunda ejakulasi yang dini. Jadi, agar terhindar dari ejakulasi dini, jangan mengalihkan perhatian dengan menghitung mundur dari 1000, jangan menggunakan krim untuk menghilangkan rasa, jangan merasa bersalah karena telah orgasme. sebenarnya yang membuat pria itu ejakulasi sebelum wanita adalah pria tidak dapat menahan nafsu yang menggebu gebu pada sa'at akan berhubungan, padahal coba aja pada sa'at akan berhubungan pikiran jangan teralu di fokuskan ke arah itu, dan itu tidak akan mengurangi kenikmatan sa'at bercumbu. coba deh dengan gerakan yang santai aja. dan kalau bisa sebelum berhubungan meminum air dingin, karena itu membuat perasa'an kita menjadi rilex sehingga akan membantu membuat pikiran ikut santai.

Metode ini mencakup meruntuhkan seluruh proses yang mengarah ke titik ejakulasi dan mencermati semua aspek yang disertakan dalam proses.

1. Tentukan kesulitan yang akan Anda dapatkan saat dirangsang
Belajar seberapa cepat Anda bisa distimulasi adalah bagian besar dari seluruh proses mencari cara untuk mengontrol ejakulasi dini. Jika Anda dengan mudah mendapatkan stimulasi ke titik di mana Anda segera mencapai titik di mana Anda ejakulasi, maka langkah-langkah harus diambil untuk menurunkan tingkat eksitasi Anda, sehingga stimulasi tersebut akan berkelanjutan cukup untuk bercinta untuk paling tidak menyenangkan bagi kedua pasangan. Cara yang baik untuk menentukan kesulitan (atau sebaliknya) dari stimulasi dapat ditentukan dan didokumentasikan oleh stimulasi diri sendiri atau masturbasi. Lanjutkan untuk merangsang diri Anda seperti biasa anda lakukan dengan pasangan dan coba untuk melihat berapa lama waktu Anda. Setelah itu, cobalah untuk melihat bagaimana membawa Anda untuk mencapai dari awal gairah ke titik ejakulasi, sambil mengingatkan semua sensasi yang terjadi selama proses keseluruhan.

2. Mengidentifikasi tanda-tanda bahwa Anda menjelang ejakulasi
Tanda paling jelas adalah sensasi kesemutan dan menggelitik yang menjadi awal dari orgasme dari laki-laki yang menyertai ejakulasi. Cobalah yang terbaik untuk mengidentifikasi titik awal sampai sensasi menggelitik dan kesemutan. Mengidentifikasi membangun titik awal adalah kunci untuk menetapkan waktu aktual dan tanda-tanda bila Anda hendak ejakulasi. Setelah Anda akrab dengan waktu dan tanda-tanda, Anda mungkin sangat baik mengidentifikasi hanya ketika Anda ejakulasi.

3. Membentuk titik awal dan belajar mengendalikannya
Setelah Anda merasa bahwa Anda sudah cukup menguasai atau benar mengidentifikasi tanda-tanda bila Anda akan mencapai orgasme dan ejakulasi saat Anda masturbasi, sekarang saatnya untuk melakukan latihan kontrol. Ketika Anda mencapai titik di mana Anda merasakan tanda-tanda bahwa Anda akan ejakulasi, Anda mungkin akan berhenti menstimulasi diri Anda sendiri.Anda dapat benar-benar kehilangan ereksi Anda ketika Anda menghentikan tindakan stimulasi, tapi jangan khawatir, karena hal ini sangat alami. Anda dapat memulai kembali seluruh proses setelah Anda telah berhasil mencegah ejakulasi, karena ini adalah tujuan dari seluruh proses.

4. Ulangi latihan ini sampai menjadi alami
Tetap mengulangi latihan ini sampai tindakan mencegah ejakulasi menjadi alami dan orgasme dapat dicegah atau sengaja diperbolehkan. Setelah ini telah dikuasai dan dapat dilakukan secara teratur, maka Anda telah menemukan cara yang aman pasti dan untuk mengontrol ejakulasi dini.

Penyebab dari ejakulasi dini terbagi atas primer dan sekunder. Primer dalam artian gangguan ini terjadi pada pria sejak dia mulai aktif secara seksual (post-pubertas). Penyebab sekunder berarti kondisi ini terjadi pada individu yang sebelumnya mampu mengontrol ejakulasinya dan tanpa sebab yang jelas, dia mulai mengalami ejakulasi dini.
• Penyebab ED primer dapat terjadi pada pria yang tidak pernah memiliki hubungan seksual tanpa mengalami ejakulasi dini. Hal ini umumnya dapat terjadi karena gangguan emosional atau penyebabnya dapat multipel. Penyebab lainnya adalah kecemasan ketika berhubungan seksual yang berkaitan dengan trauma seksual (pelecehan seksual, insest)
• Penyebab ED sekunder dapat berkaitan dengan beberapa penyebab baik organik, zat, atau psikis dimana kecemasan merupakan penyebab terbanyak.

Respon seksual manusia terbagi atas 3 fase yaitu libido (hasrat/birahi), perasaan terangsang, dan orgasme (klimaks). The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fourth Edition (DSM-IV) mengklasifikasikan gangguan seksual menjadi 4 kategori :
• Primer
• Berkaitan dengan gangguan kesehatan (organik)
• Dipengaruhi oleh obat-obatan
• Tidak spesifik
Masing-masing kategori DSM IV mnegklasifikasikan gangguan tersebut pada ketiga fase seksual atau gangguan pada libido, perasaan terangsang, dan orgasme. Pada beberapa pria, ejakulasi dini dapat berakibat terhadap disfungsi ereksi. Ejakulasi dini untuk pertama kali paling banyak dikategorikan sebagai non-spesifik (berdasarkan DSM IV) dimana tidak ada seorang pun yang mengetahui penyebabnya dan faktor psikologis dicurigai menjadi penyebab utama dari ED. Penyakit yang melibatkan saluran reproduksi pria (gangguan organik) atau pengaruh obat-obatan jarang sekali menjadi penyebab dari ED.Apabila ED terjadi sebelum penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) pada pasangan yang mengharapkan kehamilan, maka tidak mungkin kehamilan dapat terjadi kecuali dengan inseminasi buatan. Hal ini akan mengakibatkan gangguan emosi dan psikis bagi pasangan tersebut.

Salah satu teori mengapa gangguan psikologis dikatakan sebagai penyebab utama dikondisikan karena adanya tekanan sosial untuk mencapai klimaks dalam waktu singkat. Sebagai contoh, penyebab dasar ED dapat berkaitan dengan ketakutan tertangkap sedang masturbasi saat remaja atau dapat berhubungan dengan pengalaman seksual pertama sebelum pernikahan (di rumah pacar, hotel, mobil) yang berkaitan dengan ketidaknyamanan dan perasaan bersalah. Pola ini akan sulit dirubah setelah pria tersebut menikah.
Terlebih lagi adanya fakta bahwa terangsangnya seorang wanita serta orgasme wanita lebih lama dan lebih sulit daripada pria. Hal ini akan menimbulkan perasaan ejakulasi dini bagi pria yang orgasme lebih cepat daripada pasangannya.

Perasaan takut ditolak, ketakutan akan menyakiti pasangan seksual atau penisnya sendiri, serta kekhawatiran akan terjadinya kegagalan merupakan faktor psikis penyebab terjadinya ED. Beberapa peneliti menemukan perbedaan antara waktu laten dan perbedaan homon pada pria dengan ED dan pria normal. Teori tersebut mengatakan bahwa beberapa pria memiliki sensitivitas berlebih (oversensitif) atau hipereksitabilitas (mudah terangsang) dari alat kemaluan mereka yang mencegah berkurangnya aktivitas simpatis dan mempercepat terjadinya ejakulasi. Pria dengan hipereksitabilitas akan mudah mengalami ED

Penyebab dari ejakulasi dini dapat murni karena faktor psikologi atau dapat disebabkan karena gangguan organik

Terapi akan disesuaikan dengan penyebabnya. Pengobatan ejakulasi dini terbagi atas non-medikamentosa dan medikamentosa.
Non-Medikamentosa
Metode non-medikamentosa adalah metode mengatasi ejakulasi dini tanpa obat-obatan.

Terapi Seksual
Terapi seksual akan mengajarkan cara untuk melatih diri dan mengendalikan ejakulasi. Teknik mengendalikan ejakulasi salah satu diantaranya adalah dengan mengerahui sebuah titik yang disebut dengan P.O.N.R (Point Of No Return). Titik ini adalah titik akhir menjelang orgasme pada seorang pria. Dengan mengetahui kapan P.O.N.R akan terjadi maka Anda dapat mempelajari cara mengendalikan orgasme.

Terapi seksual yang dipopulerkan oleh Masters and Johnson melalui teknik yang disebut dengan ‘Start and Stop Technique’ atau ‘Squeeze-pause Technique’ bertujuan untuk meningkatkan rentang waktu mencapai klimaks bagi pria. Teknik ini membutuhkan kerjasama serta komunikasi antara pasangan. ‘Start and Stop Technique’ cukup efektif untuk memperlambat terjadinya orgasme dan mengontrol ejakulasi. Cara yang dilakukan adalah :
• Pasangan wanita memulai dengan rangsangan pada penis pria dan menghentikannya ketika pria merasakan sensasi yang dapat membuat ejakulasi (P.O.N.R)
• Pasangan wanita kemudian memberikan tekanan lembut melingkari penis tepat dibelakang kepala penis beberapa detik sampai sensasi tersebut menghilang
• Pria bernapas dalam dan merasakan sensasi tersebut dan berusaha mengendalikannya
• Apabila sensasi sudah menghilang dan tekanan dilepaskan, tunggulah sekitar 30 detik sebelum rangsangan diberikan kembali oleh pasangan wanita
• Bila Anda merasakan keinginan untuk kembali ejakulasi, ulangi lagi proses penekanan seperti yang dijelaskan di atas Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai kurang lebih 10 kali atau sampai Anda mengetahui kapan P.O.N.R Anda dan dapat mengendalikannya. Apabila masalah ini terjadi pada pria muda yang dapat mengalami ereksi kedua dalam tempo tidak terlalu lama, beberapa ahli menyarankan untuk melakukan masturbasi terlebih dahulu 1-2 jam sebelum berhubungan intim. Interval atau rentang waktu mencapai orgasme yang kedua akan jauh lebih lama dibandingkan yang pertama. Pada pria separuh baya, cara ini sulit untuk dilakukan karena pada umumnya pria separuh baya sulit untuk mengalami ereksi yang kedua.

Latihan Kegel
Metode lain yang dapat mengontrol ejakulasi adalah latihan yang disebut dengan Latihan Kegel. Latihan kegel akan melatih kekuatan otot panggul untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual. Kegel adalah suatu latihan otot dasar panggul Puboccoccygeus (PC) atau Pelvic Floor Muscle. Otot PC disebut juga otot 'seksual' karena mendukung vagina, penis, uterus, rektum dan bagian tubuh lain yang terkait fungsi seksual seperti orgasme dan ejakulasi baik pada wanita maupun pria. Latihan ini akan menguatkan otot panggul termasuk penis dan meningkatkan kemampuan seksual.
Cara melakukan senam Kegel
• Langkah pertama, posisi duduk atau berbaring, cobalah untuk mengkontraksikan otot panggul dengan cara yang sama ketika Anda menahan kencing. Anda harus dapat merasakan otot panggul anda meremas uretra dan anus. Apabila otot perut atau bokong juga mengeras maka anda tidak berlatih dengan otot yang benar
• Ketika anda sudah menemukan cara yang tepat untuk mengkontraksikan otot panggul maka lakukan kontraksi selama 10 detik, kemudian istirahat selama 10 detik
• Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai 10-15 kali per sesi. Sebaiknya latihan ini dilakukan 3 kali sehari
• Latihan kegel hanya efektif bila dilakukan secara teratur dan baru terlihat hasilnya 8-12 minggu latihan teratur
Dengan latihan kegel secara teratur, seorang pria akan terbiasa mengendalikan ejakulasi yang akan terjadi.

Psikoterapi
Psikoterapi dalam hal ini mencakup konseling yang melibatkan petugas kesehatan sebagai konselor yang akan membantu memperbaiki gangguan dalam hubungan intim. Konseling dapat membantu mengatasi masalah, mengurangi stres dan emosi. Untuk beberapa pasangan seksual, konseling terkadang merupakan terapi terbaik.

Medikamentosa
Beberapa jenis krim anestetik (krim bius topikal) atau obat antidepresan dapat mengatasi ejakulasi dini.

Krim Anestetik
Beberapa pria dapat mencoba krim atau jel anestetik yang dioleskan ke penis sesaat sebelum melakukan hubungan intim. Krim ini mengandung lidokain atau prilokain yang dapat mengurangi sensitivitas pada penis sehingga memperlambat terjadinya klimaks.
Namun berhati-hatilah karena untuk mereka yang sensitif, krim ini dapat menyebabkan kemerahan, gatal, atau reaksi alergi. Selain krim anestetik, kontrasepsi kondom juga dapat mengurangi sensitivitas pada penis dan memperlama rentang waktu ejakulasi.
Penelitian terbaru yang dikemukakan di dalam the American Urological Association (AUA) 104th Annual Scientific Meeting April, 2009, menyebutkan mengenai spray anestetik (bius lokal) yang disemprotkan 5 menit sebelum berhubungan intim dan mampu memperlambat ejakulasi 6 kali lebih lama dari klimaks yang biasa terjadi.

Antidepresan
Beberapa obat antidepresan golongan penghambat serotonin atau selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti sertraline dan clomipramine dikenal memiliki efek samping memperlambat terjadinya klimaks pada pria. Namun obat ini harus diresepkan dan diawasi penggunaannya oleh dokter berkaitan dengan efek jangka panjang penggunaan obat

Sumber Referensi
http://seks.klikdokter.com/subpage.php?id=1&sub=51
http://seks.klikdokter.com/subpage.php?id=1&sub=52
http://www.caramencegahejakulasidini.com/penyebab-ejakulasi-dini-pada-pria-indonesia/#more-14
http://id.wikipedia.org/wiki/Ejakulasi_dini

.

ARTIKEL YANG BERKAITAN