7 Cara Utama Perawatan dan Pengertian Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)

Advertisement
Pengertian Kamera DSLR


Kamera  Digital Single Lens Reflex disingkat DSLR atau Kamera refleks lensa-tunggal‎ adalah kamera yang menggunakan sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat, yaitu Focal Plane dan Viewfinder, sehingga memungkinkan fotografer untuk dapat melihat objek melalui kamera yang sama persis seperti hasil fotonya. kamera ini berbeda dengan kamera non-SLR, dimana pandangan yang terlihat di viewfinder bisa jadi berbeda dengan apa yang ditangkap di film, karena kamera jenis ini menggunakan jajaran lensa ganda, 1 untuk melewatkan berkas cahaya ke Viewfinder, dan jajaran lensa yang lain untuk melewatkan berkas cahaya ke Focal Plane.
Kamera SLR menggunakan pentaprisma yang ditempatkan di atas jalur optikal melalui lensa ke lempengan film. Cahaya yang masuk kemudian dipantulkan ke atas oleh kaca cermin pantul dan mengenai pentaprisma. Pentaprisma kemudian memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai jendela bidik. Saat tombol dilepaskan, kaca membuka jalan bagi cahaya sehingga cahaya dapat langsung mengenai film.

Cara Merawat Kamera DSLR
Merawat lebih baik dari pada memperbaiki. memang inilah istilah yang harus dipegang dan diterapkan bagi pecinta benda-benda elektronik, apalagi sampai ke benda yang unik dan antik. karena memperbaiki banyak risiko yang harus diterima yaitu biaya, perbaikannya tidak seperti sedia kala dan lainnya.
Banyak orang mengatakan bahwa kamera DSLR harus disimpan ditempat/dilemari khusus yang menurut karena pertama pemboros dana; kedua pemborosan tempat/ruang; dan ketiga ada cara lain yang lebih mudah dan murah yaitu dengan perawatan rutin dan berkala.
Perawatan dilakukan secara kontinyu, setiap setiap hari, bisa tiap kali habis digunakan atau bisa juga seminggu sekali. Ada beberapa kiat perawatan kamera yang dilakukan setiap hari, bahkan setiap saat sebetulnya. Nah, perhatikan tip Cara Pemakaian dalam perawatan kamera sebagai berikut :
  1. Membaca buku petunjuk penggunaan atau buku instruksi manual, karena ada beberapa kamera digital yang mempunyai perlakuan khusus dan kondisi tertentu yang dapat menurunkan kualitas kamera, membaca buku manual adalah sebuah keharusan agar kamera anda tetap awet
  2. Kamera dibongkar setiap kali habis digunakan dan dibersihkan satu persatu dari debu, minyak, air, keringat, dan lainnya.
  3. Hindari penggunaan pada kondisi ekstrim seperti suhu terlalu tinggi, terlalu rendah, hujan, terkena getaran ekstrim atau guncangan , berada dalam lingkungan medan magnet kuat, terjatuh, terpapar sinar matahari dalam waktu lama, terhempas debu atau pasir karena angin kencang.
  4. Gunakan UV filter pada pemotretan diluar ruangan, selain mengurangi kotoran juga melindungi lensa dari panas dan sinar berlebih.
  5. Hindarkan lensa dari cahaya matahari atau cahaya yang mengeluarkan panas secara langsung. Panas dari cahaya terhadap lensa dapat merusak lensa. Jika memotret dengan mengikutkan sumber cahaya tersebut (matahari, lampu suar, dll.), maka segera setelah memotret alihkan lensa kamera dari sumber cahaya sehingga suhu lensa dan kamera dapat turun kembali, baru kemudian memotret lagi jika masih diperlukan pengulangan.
  6.  Jangan mempergunakan kamera dengan tangan yang basah atau kotor
  7. Keluarkan battery bila kamera tidak digunakan dalam waktu yang lama dan simpan baik-baik.
Perbedaan Kamera DSLR dengan Kamera Pocket
Perbedaan antara kamera DSLR dengan kamera pocket adalah fasilitasnya, pada kamera DSLR kita bisa menggunakan program full manual, jadi hasilnya bisa kita tentukan semau kita, berbeda dengan kamera pocket yang memang sudah disediakan program-program tertentu (tergantung jenis kameranya) oleh perusahaan pembuatnya, sehingga kurang bisa kita ubah-ubah semau kita.
Perbedaan yang sangat jelas adalah lensanya, pada kamera DSLR lensanya dapat kita ganti dengan jenis lensa lain yang kita kehendaki, sedangkan pada kamera Pocket lensa tidak dapat kita ganti-ganti.
 
Beberapa istilah yang berhubungan dengan Kamera 

  1. Lensa. Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.
  2. Fokus adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa, sehingga gambar yang dihasilkan tidak berbayang.  
  3. Diafragma atau aperture (atau sering disebut bukaan) berfungsi untuk mengatur jumlah volume cahaya yang masuk. Alat ini biasanya terdapat di belakang lensa. Terdiri dari 5-8 lempengan logam yang tersusun dan dapat membuka lebih lebar atau lebih sempit.
  4. Megapixel Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inch. Megapixel (Megapiksel) terdiri berasal dari gabungan kata “mega” yang menunjukkan satuan juta, dan pixel yang bermaksud titik elemen gambar (English = Picture Element).  Jadi megapixel berarti sejuta titik elemen gambar.
Besar megapixel yang anda butuhkan , tergantung pada seberapa besar foto hasil jepretan yang ingin anda cetak . Karena semakin besar nilai mega pixel pada kamera anda , maka semakin besar pula hasil cetakan yang bisa anda peroleh dengan hasil yang sesuai. Sebagai contoh untuk kamera dengan resolusi sebesar 8 megapixel , rata-rata dihasilkan ukuran maksimal 3.264 x 2.448 pixel (jika dikalikan maka akan menghasilkan angka 8.001.700 pixel atau 8 megapixel. Untuk menentukan ukuran cetak terbaik, bagilah kedua angka tersebut dengan resolusi cetak yg dikehendaki (misalnya dicetak pada printer dengan nilai 300 dpi ). Jika 3.264 dibagi 300 sama dengan 10,89 da 2.448 dibagi 300 sama dengan 8,17 . Sehingga , ukuran cetak terbaiknya adalah 10,89 x 8,17 inci (setara dengan 27,6 x 20,7 cm) untuk resolusi cetak 300 dpi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera_SLR
http://myteks.wordpress.com/2011/10/07/apa-arti-mega-pixel-mp-pada-kamera-digital-anda/

ARTIKEL YANG BERKAITAN