19 Maret 1995 - 19 Maret 2013 Mengenal Sang Legenda Nike Ardilla

Advertisement
Hari ini di pagi yang setengah mendung, saya membuka multimedia dengan situs di jejaring sosial, muncullah status yang berisi mengenal 18 tahun meninggalnya sang legenda artis multitalenta NIKE ARDILA. kembali teringat saat masa-masa kecilku sang superstar ini sedang naik daunnya, usiaku yang baru memasuki puluhan tahun itu begitu menggandrungi dan menyenangi sang artis cantik dengan suara yang begitu indah menggelegar nusantara. dulu hanya dengan bermodalkan kaset type, hari-hari selalu diwarnai lagu-lagu beliau. setiap acara album minggu kita disalah satu stasion televisi yang berlebel milik nasional, selalu menunggu kehadiran sang legenda, ya lagu berjudul : biarlah aku mengalah, trus tinggalah aku sendiri, Biarkan cintamu berlalu. itu video-video yang selalu dinanti pada masanya dulu. 

Berikut ini senaja saya kilas balik sang legenda yang menjadi artis favoritku saat dulu masih belia : 
Sejarah Meninggal sang Legenda
Pada tanggal 19 Maret 1995, sekitar pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan. Dengan menggunakan Mobil Honda Civic berwarna biru metalik plat D 27 AK menabrak pagar beton bak sampah di jalan R.E. Martadinata. Saksi mata yang berada disekitar lokasi kecelakan menyatakan Nike belum meninggal saat kejadian, dalam perjalanan ke rumah sakit Nike meninggal. Nike mengalami luka parah di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya, Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu negatif tentang kematian Nike bermunculan diantaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil dengan keadaan mabuk, tapi kemudian kabar itu ditampik keras oleh pihak keluarga dan saksi kunci pada kecelakaan itu. Sofiatun mengatakan Nike hanya meminum orange jus. Hasil visum polisi dinatakan bahwa tidak menemukan kadar alkohol di tubuh Nike. Ada kesimpang siuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu kejadian adalah pukul 06.15 pagi. Nike dimakamkan pada sore itu juga, diiringi para fans dan sahabat-sahabat nike. gadis pujaan tanah air wafat dalam usia mudah yang menggemparkan tanah air. 

Menurut Atun yang bersama Nike berada di mobil itu, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Sejarah awal Sang Legenda 
Nike Ardilla dilahirkan di Bandung tanggal 27 Desember 1975 dari pasangan R. Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihrat. Dari kecil Nike mengawali karier dengan mengikuti berbagai festival menyanyi di Bandung, awal Karier musik Nike di dunia hiburan pun dimulai bakatnya dikembangkan oleh produser musik Deddy Dores. Pada Tahun 1987, Ibunya membawa Nike Ardilla ke Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor. Disana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang kemudian menjadi manajernya. Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy Dores. Album pertama Nike yang bertajuk "Seberkas Sinar" di buat oleh Deddy dan beberapa lagu yang hingga terjual lebih dari 500.000 ribu kopi. Tahun berikutnya Nike merilis album keduanya "Bintang Kehidupan" yang mendapatkan sambutan luar biasa, dan terjual dengan angka yang fantastis, yaitu 2 juta unit Selanjutnya Nike merilis album-album yang menjadi best seller. Karier Nike Ardilla dalam dunia akting juga berjalan lancar. Nike juga bermain film "Kasmaran" yang dibintangi oleh Ida Iasya dan Slamet Rahardjo, pada 1987. Nike juga menjadi pemeran utama di Film "Ricky Nakalnya Anak Muda" bersama almarhum Ryan Hidayat di tahun 1990 dan selanjutnya melahirkan film-film box office pada periode akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an. selain itu Nike Ardilla juga sukses dalam beberapa sinetron. Nike Ardilla juga mengawali kariernya sebagai seorang model. Terbukti dengan menjadi pemenang Favorit pada ajang pemilihan bakat GADIS Sampul 1990.

Semenjak album perdana di rilis di penghujung 1989, nama Nike Ardilla masuk kejajaran artis papan atas dan diperhitungkan. Deni Sabri Management memang mempersiapkan Nike Ardilla untuk menjadi artis multi talenta, awal pembentukan Nike Ardilla menjadi artis memang disiapkan untuk menggantikan Cut Irna yang terkenal sebagai model, Meriam Bellina bintang film papan atas, dan diva rock '80-an Nicky Astria. Jadi menurut Deni, Nike adalah perpaduan dari Nicky Astria, Meriam Bellina, dan Cut Irna. pada 1990 merupakan awal dominasi Nike Ardilla di dunia entertaint sehubungan dengan suksesnya secara komersil album Bintang Kehidupan, yang terjual 2.000.000 unit. kemudian dengan terpilihnya Nike Ardilla sabagai GADIS Sampul Favorit. Jadwal konser Nike setiap tahun penuh, tampil di acara-acara selebriti dan ajang penghargaan, membintangi beberapa film box office, bintang iklan, sampul majalah, dan lainnya. Nike Ardilla masih menjadi jaminan rating tinggi untuk sinetron yang banyak ditonton pemirsa. Mungkin karier Nike terbilang singkat (1989 sampai 1995), hanya 6 tahun. Tapi dalam waktu singkat tersebut kariernya begitu cemerlang dan membahana. Tidak hanya di bidang musik saja di mana konser dan album Nike laris manis, industri film tanah air pun tidak mau ketinggalan menggunakan Nike Ardilla sebagai pemeran utama di film-filmnya. Puluhan film box office dihasilkan Nike, bahkan film daerah paling laris, Kabayan, yang di bintangi Paramitha Rusady sebagai tokoh wanita utamanya, digantikan oleh Nike Ardilla. Nike juga sempat tampil di salah satu sinetron dengan rating tinggi arahan sutradaraPutu Wijaya yang berjudul "None", juga bersama Paramitha Rusady. Puluhan iklan pun telah dihasilkan Nike Ardilla.


Nama Nike selalu menjadi deadline utama di media di Indonesia baik kehidupannya dengan berbagai gosip serta prestasinya.

Penghargaan internasional

  • GOLD Prize Asian Song Festival 1991, 
  • Best Indonesian Selling Album in Malaysia Anugerah Musik 1994, Album Duri Terlindung. 
  • 2nd Runner Up Best Performer – ABU Golden Kite World Song Festival Kuala Lumpur Malaysia 1994 
  • Nike Ardilla Stamp had been released in Russia (Abkasia and Tauva Region), 1996. 
  • Golden Prize Malaysia Music Awards for 10 Tahun Koleksi terunggul Album, 2005. 
Penghargaan Nasional 
  • 1st Champion "Lagu Pilihanku", TVRI Jakarta, 1980. 
  • 1st Champion Pop Singing HAPMI, 1985 Bandung. 
  • 3rd winner "TERUNA Festival Indonesia", 1986. 
  • 1st Champion " 3 Genre Singing Festival West Java", 1987. 
  • Multi-platinum Awards for Album Seberkas Sinar , 1989. 
  • Best Selling Album, BASF Awards 1990, For Album Bintang Kehidupan . 
  • The Best Performer – Indonesian Popular Song Festival 1990. 
  • Best Selling Album, BASF Awards 1991, For Nyalakan Api Album. 
  • Multi-platinum Awards for Matahariku Album, 1992. 
  • Best Selling Album, BASF Awards, for Biarlah Aku Mengalah Album, 1993. 
  • Multi-platinum Awards for The Best Of (Tinggalah Aku Sendiri) Album, 1993. 
  • Best Selling Album, HDX Awards, for Biarkan Cintamu Berlalu Album, 1994. 
  • Best Selling Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995. 
  • Biggest Omzet Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995. 
  • Best Selling Album, HDX Awards, for Suara Hatiku Album, 1996. 
  • Music Mingguan Awards ANTeve, Best Selling Album for Suara Hatiku Album, 1996. 
  • Best Selling Album, HDX Awards, for The Best (Deru Debu) Album, 1996. 
  • Triple Platinum Album, BASF Awards, for Mama Aku Ingin Pulang Album, 1996. 
  • Multi-platinum Awards for The Best of Panggung Sandiwara Album, 1997. 
  • Multi-platinum Awards for The Best of Cinta Di antara Kita Album, 1997. 
  • Multi-platinum Awards for The Best of Ingin Ku Lupakan Album, 1998. 
  • Multi-platinum Awards for The Best of Belenggu Cinta Album,1999. 
  • Multi-Platinum Awards for The Best of Volume II Album, 2000. 
  • Multi-Platinum Awards for The Best Beat Album, 2002. 
  • Multi-platinum Awards for Best of The Best Album,2004. 
  • Multi-platinum Awards for Golden Memories Album, 2005. 
  • Multi-platinum Awards for 11 tahun Nike Ardilla Album, 2006. 
  • Multi-platinum Awards for Lagu Pilihan Fans Album, 2007. 
  • Multi-platinum Awards for The Best Of Tinggalah Ku Sendiri CD Album, 2008. 
  • Multi-platinum Awards for Number One RBT Album, 2009. 
  • Triple Platinum Awards for Koleksi Lengkap Album, 2010. In 2 days album sold 500.000 copies. 
Video Music Awards 
  • Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Tinggallah Aku Sendiri, 1993. 
  • Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Biarkan Cintamu Berlalu, 1994. 
  • Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Year, Director Ria Irawan, BIarkan Cintamu Berlalu, 1994. 
  • Best Female Video, MTV Viewer Choice Indonesia, 1997. 
Television Awards 
Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Viewer Artis. 
Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Journalist Artis. 
Silet Infotainment Highest 2nd Rating " Nike Ardilla Episode", 2003 
SCTV Programme Eko Patrio Show, BEST Legend, mengalahkan Titiek Puspa and Benyamin S, Viewers Choice, 2005 

Modeling, Magazine, Tabloid, and Newspaper 
Cover SAHABAT PENA Magazine, 1986. 
3rd Winner LA Clerk Model Contest, 1989. 
GADIS SAMPUL Favorit, 1990. 
Best Performer on TV – from Monitor Magazine 1990 
Best actress, readers choice Tabloid Citra 30th TVRI Anniv.1992. (LTB) 
Most Wanted Actress, readers choice Tabloid Nyata (Jawa Pos), 1993. 
Most Popular Artis, Popular Magazine, 1994. 
URTV Magazine favorite Cover, 1994. 
Indonesian Most Dedicated and Creative Singer – 1994 
Indonesian Best Female Singer – from CITRA Magazine 1995 
Nike Ardilla Stamp and Post Card edition, Tribute, from PT.POS Indonesia,1996. 
Best Selling Cover Tabloid Nova for Nike Ardilla Cover Headline, sold 850.000 eksemplar, 2007. 
Musisi Paling Fenomenal Versi Tabloid Bintang Indonesia, 2008. 

Rekor Sang Legenda 
  • 17 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis yang meninggal di Indonesia mempunyai pencapaian seperti ini. 
  • Setiap Hari Kelahirannya selalu diperingati sama seperti peringatan Hari Kartini. 
  • Nike Ardilla merupakan tokoh satu-satunya Lintas profesi yang setelah hampir puluhan tahun meninggalnya menjadi Cover tabloid dan atau Majalah berkali-kali, di Indonesia. Terakhir menjadi Cover Tabloid Genie 2 kali berturut-turut di Genie Edisi 36 & 38 Tahun VI bulan Maret 2010. 
  • Artis penyanyi termuda di usia 14 tahun 3 bulan 4 hari dengan penjualan 1 album mencapai 2 juta units, Bintang Kehidupan 1990. 
  • Tokoh Selebrtiti satu satunya yang masih menjadi headline berita di semua media massa. 
  • Kematian Nike Ardilla adalah berita paling heboh dan paling menggemparkan dalam sejarah pertelevisian Indonesia, berita kematianya di tayangkan selama 3 bulan berturut-turut, bahkan berita kematian Putri Diana pada tahun 1997 di Indonesia-pun tak dapat menyainginya. 
  • Dikutip dari buku "100 Perempuan Paling Berpengaruh Di Indonesia, Nike Ardilla menduduki peringkat 4 dari 100 perempuan tersebut. Dia berpengaruh karena: kegiatan amal yang ia lakukan di seluruh penjuru Indonesia, nyaris semua remaja perempuan meniru dia, mulai dari gaya rambut hingga cara berpakaiannya. Nike Ardilla adalah icon dari aliran musik slow rock, buktinya setelah kematian Nike Ardilla pada tahun 1995 akibat kecelakaan musik slow rock tak lagi berjaya. 
  • Nike Ardilla secara anumerta, bersama delapan tokoh musik lainnya mendapatkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia dari PAPPRI, kesembilan tokoh musik tersebut adalah sebagai berikut : 
Gombloh
Nike Ardilla 
Titiek Puspa
Anggun
Iwan Fals
Ebiet G Ade
Titiek Sandhora
Deddy Dores
Broery Marantika

Album yang telah beredar 
  • Bandung Rock Power - 1988 
  • Gadis Foto Model - 1989 
  • Seberkas Sinar - 1990 
  • Bintang Kehidupan - 1990 
  • Nyalakan Api - 1991 
  • Matahariku/Izinkanlah - 1991 
  • Biarkan Aku Mengalah - 1993 
  • Biarkan Cintamu Berlalu - 1994 
  • Sandiwara Cinta - 1995 
  • Mama Aku Ingin Pulang - 1995 
  • Duri Terlindung (Malaysia) - 1995 
  • Suara Hatiku - 1996 
Album kompilasi 
  • Bandung Rock Power 1988 
  • Gadis Foto Model 1989 
  • Album Ost Pocong - 1996 
  • Best of The Best Vol. 1 - 1999 
  • Best of The Best Vol. 2 - 2000 
  • Best Beat - 2002 
  • Singles soundtrack 
  • Ost Nuansa Gadis Suci 1992 
  • Ost Nakalnya Anak Muda 1992 
  • Ost Aksara Bisu 1992 
  • Ost Lupus 1992 
  • Ost Deru Debu 1994 
Film 
  • Kasmaran - 1987 
  • Si Kabayan Saba Kota - 1988 
  • Gadis Foto Model - 1989 
  • Ricky - 1990 
  • Lupus IV - 1990 
  • Si Kabayan dan Anak Jin - 1991 
  • Cinta Anak Muda - 1991 
  • Perjanjian di Malam Keramat bersama Ratu Horor Suzanna - 1991 
  • Olga dan Sepatu Roda - 1992 
  • Si Kabayan Saba Metropolitan - 1992 
  • Tiga Kamar Perawan - 1992 
  • Kembali Lagi - 1994 
Sinetron Sang Legenda

  • Bunga Kampus (TVRI) - 1992 
  • Sukreni Gadis Bali (RCTI) - 1993 
  • Trauma Marissa (SCTV) - 1994 
  • Ceplas-Ceplos - 1994 
  • Saputangan dari Bandung Selatan - 1994 
  • None (MNCTV) - 1994 
  • Warisan I; II (RCTI) - 1995 
  • Jalur Putih - (Indosiar) - 1995 
SUMBER ARTIKEL KLIK SINI
.

ARTIKEL YANG BERKAITAN