Perjuangan Sang Astronot Melawan Gravitasi Bumi

Advertisement
 Chris Hadfield  yang merupakan Astronot  warga negara  Kanada harus merasakan betapa berat proses adaptasi tubuhnya terhadap gaya gravitasi bumi setelah tinggal di stasiun luar angkasa internasional selama lima bulan. bersama dengan astronot NASA Thomas Marshburn dan kosmonot Rusia Roman Romanenko mendarat di Kazakhstan pada Senin.  Dia dan Marshburn lalu dibawa ke Houston untuk memulai rehabilitasi.  Berdasarkan artikel yang saya baca bahwa : Chris Hadfield  adalah Astronot sudah pernah melakukan tiga kali perjalanan luar angkasa, ia yang terkenal di media sosial dengan videonya  sedang menyanyikan lagu yang berjudul "Space Oddity" yang perna dipopulerkan  David Bowie. Chris Hadfield   sering mengirimkan berbagai kisah tentang kehidupannya di luar angkasa lewat Twitter. Hidup lima bulan tanpa gaya gravitasi kini membuat Hadfield merasa pusing, lemah, dan lebih tua sebelum waktunya. Dia mengenakan pakaian bertekanan di bawah bajunya untuk membantu sirkulasi darah agar tubuhnya terbiasa mengirim darah ke otak. 



Chris Hadfield  yang sudah terbiasa dalam keadaan tanpa gravitasi dan tubuhnya sudah cepat beradaptasi hidup tanpa gravitasi. Apa yang dia tutur setelah tiga hari setelah kembali dari luar angkasa. Selanjutnya tuturnya : setelah saya mendarat saya langsung bisa merasakan bobot bibir dan lidah saya, Saya tak sadar bahwa tubuh saya sudah belajar untuk berbicara dengan lidah yang ringan.  Namun setelah di Bumi kini dia menderita pegal-pegal di seluruh tubuh, terutama di leher dan punggungnya yang kini harus terbiasa lagi menyangga kepalanya setelah berbulan-bulan berada di atmosfer tanpa beban. Rasanya seperti habis main hoki dan dipukuli, tapi kini sudah lebih baik jam demi jamnya. 

Hadfield, adalah penyanyi dan basis dalam band rock Max Q yang anggotanya semua astronot, dia kini masih belum tahu apa yang mau ia lakukan selanjutnya.  Sekarang, dia  masih berusaha keras untuk berdiri tegak. Dia harus duduk saat mandi agar tak pingsan dan terjatuh. Telapak kaki dia juga sekarang tanpa kulit yang mengeras, jadi dia merasakan  berjalan seperti di atas bara panas.  dia berjalan pelan seperti dua orang tua di rumah jompo. Biasanya butuh tiga minggu sampai astronot yang baru kembali dari luar angkasa diizinkan mengemudi lagi, kata Badan Luar Angkasa Kanada. 

Perjalanan luar angkasa Hadfield berakhir dengan turunnya parasut kapsul luar angkasa Soyuz di stepa Kazakhstan. "Kami jatuh di Bumi seperti tabrakan mobil, sudah kami perkirakan," kata Hadfield. "Anginnya kencang sampai kami harus terguling-guling. Saya berpegangan pada langit-langit." "Kesan pertama kami berada di Bumi adalah jendela yang penuh dengan tanah dan bau musim semi dan rumput yang tumbuh di Kazakhstan menyelinap masuk dari pintu yang terbuka," kata dia.

Oleh Irene Klotz, REUTERS  (Penyuntingan oleh David Adams dan Jackie Frank)



ARTIKEL YANG BERKAITAN