Pesta Mancing Di Way Tenong Lampung Barat

Advertisement
 Setiap pulang kampung ke tanah kelahiranku, Way Tenong Kabupaten Lampung Barat sering sekali diajak oleh anggota keluarga untuk mancing tetapi selalu tidak sempat karena waktu libur yang singkat. Namun pada liburan hari raya Idul Adha tahun ini, aku senaja sempatkan untuk hadir di tempat pemancingan yang sering diadakan lomba mancing. Serunya perlombaan mancing tersebut ditambah lagi suasana pegunungan yang sejuk menambah lengkap liburan kali ini. 

Dari pernyataan Amsyah yang merupakan pemilik kolam pemacingan tersebut “lomba semacam ini sering sekali diadakan tergantung permintaan para penggemar olahraga kail tersebut, akan tetapi biasanya diadakan setiap akhir pekan”. Selanjutnya dari beliau juga menceritakan bahwa sistem lomba pancing yang diadakan disini adalah SIRAMAN /CORAN (istilah masyarakat setempat). Setelah saya pikir-pikir sistemnya agak unik dari tempat-tempat pemancingan yang biasa saya datangi yaitu dengan sistem datang langsung ke lokasi lalu kita mancing dan jumlah yang kita dapat dari mancing tersebut kita bayar sesuai ketetapan harga ikan di tempat pemancingan tersebut. Namun sistem SIRAMAN /CORAN ini merupakan sistem dimana para pemancing dalam jumlah orang tertentu bersama-sama membeli ikan dalam jumlah yang disepakti (misalnya 10 kg ikan), setelah itu jumlah ikan yang disepakti tersebut dimasukan ke kolam yang sudah tersedia. Lalu mereka bersama-sama mancing dalam waktu tertentu. Dalam lomba ini akan dipilih juara berdasarkan jumlah ikan terbanyak (dalam Kg) dan juara mendapatkan ikan paling besar/terberat perekor (dalam Kg) yang didapat. Selanjutnya ikan yang didapat dapat dibawa pulang oleh pemancing tersebut. Disini bagi yang ahli mancing dan beruntung bisa mendapatkan ikan lebih banyak dari modal yang dia keluarkan.

Peserta lomba tersebut tidak tanggung-tanggung perminggu bisa mencapai 50-an orang, sehingga ikan yang dituangkan ke kolam lebih banyak juga. Olahraga ini sudah menjadi trend dan banyak peminatnya di kawasan kecamatan Way Tenong dan sekitarnya.  Kawasan pemancingan ikanpun selalu ramai. Hadiah lomba mancing tersebut terdiri dari megic com, despenser, kompor gas, mixer, blender dan jam dinding. Sehingga menjadi juara mendapat 2 keuntungan selain dapat ikan juga dapat hadiah elektronik untuk dapur tersebut.

Selain sistem siraman ternyata disana juga ada sistem GALA TAMA, Dimana sistemnya hampir sama dengan siraman akan tetapi peserta mancingnya hanya ingin mendapatkan hadiah saja sedangkan ikannya dikembalikan kepada pemilik Pemancingan.

Ini cerita singkat dari jalan-jalan pulang kampung kali ini. berikut foto-foto yang saya abadikan selama di tempat pemancingan tersebut. 



















SUMBER FOTO : RASUANE NOOR

ARTIKEL YANG BERKAITAN