Kelas Myriapoda (Kaki Serubu dan Kelabang)

Advertisement


Ciri-ciri Myriopoda
1)       Tubuh terdiri atas kepala (chepalo) dan perut (abdomen) tanpa dada (thoraks)
2)       Dibagian kepala terdapat satu pasang antena sebagai alat peraba dan sepasang mata tunggal (ocellus)
3)       Penambahan jumlah segmen terjadi pada setiap pergantian kulit
4)       Alat gerak pada kelompok hewan chilopoda adalah satu pasang kaki di setiap segmen perut kaki, sedangkan pada Diplopoda terdapat dua pasang kaki pada tiap segmen perut, kecuali segmen terakhirnya.

Klasifikasi / Sistematika
Myriapoda terdiri atas 2 subkelas, yaitu:
1)   Subkelas Chilopoda yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
·           Mencakup berbagai macam lipan (kelabang) yang memiliki panjang hingga 26 cm
·           Chilopoda memangsa hewan kecil dengan cara melumpuhkannya dengan gigi yang beracun.
2)   Subkelas Diplopoda yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
·           Mencakup berbagai macam lengkibang (luing)
·           Diplopoda hidup di tempat-tempat lembab dan gelap
·           Makanan hewan ini berupa sayur-mayur, vegetasi yang sudah mati atau lumut.

Habitat
Hewan ini banyak dijumpai di daerah tropis dengan habitat di darat. Terutama di tempat yang banyak mengandung sampah, misalnya di kebun dan di bawah batu-batuan.

System Organ Myriapoda
·         System pernapasannya berupa satu pasang trakea berspirakel yang terletak di kanan kiri setiap ruas, kecuali pada Diplopoda terdapat dua pasang di tiap ruasnya.
·         System pencernaan, saluran pencernaanya lengkap dan mempunyai kelenjar ludah. Chilopoda bersifat karnivor dengan gigi beracun pada segmen I, sedangkan Diplopoda bersifat herbivor, pemakan sampah atau daun-daunan.
·         System reproduksi secara seksual, yaitu dengan pertemuan ovum dan sperma (fertilasi internal). Myriapoda ada yang vivipar dan ada yang ovipar.

Peranan Myriapoda Bagi Kehidupan Manusia

Myriapoda dapat dikatakan tidak memberi keuntungan bagi kehidupan manusia. Bahkan ada beberapa yang dianggap mengganggu meski tidak membahayakan. Namun, Myriapoda ternyata mempunyai andil dalam memecah bahan-bahan organik atau serasah untuk membentuk humus.

Hadisusanto, Suwarno. 2005. Biologi Kelas X. Jilid Ib SMA. Jakarta: Sunda Kelapa Pustaka.
Maryati, Sri. 2004. Buku Penuntun Biologi SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

ARTIKEL YANG BERKAITAN