Mengapa Kita Tidak Boleh Konsumsi Minuman Bersoda Berlebih ?

Advertisement
Dari artikel yang perna saya baca yang bertemakan : Ketika Minuman Bersoda Menjadi Bumerang, saya lupa kapan artikel ini terbit yang pasti isi artikel tersebut menceritakan Seorang wanita  yang bernama Natasha Harris (30), seorang ibu dari delapan anak yang berasal dari Ivercargill di selatan New Zealand  memiliki kebiasaan meminum Coca-Cola 10 liter per hari menjadi penyebab utama kematiannya, menurut seorang petugas yang memeriksa sebab kematian. Natasha mengkonsumsi porsi besar minuman bersoda tersebut selama bertahun-tahun sebelum kematiannya pada 2010, kata David Crerar yang bekerja memeriksa sebab kematian orang, dilansir news.com.au. 

Seorang ahli patologi menemukan bahwa natasha memiliki hati yang membesar akibat timbunan lemak yang disebabkan oleh kelebihan konsumsi gula dan tingkat potassium yang rendah pada darahnya, yang dapat mempengaruhi fungsi jantung. Coca-Cola yang ia teguk, yang ambil bagian dalam Aritmia Jantung (cardiac arrhythmia) yang dideritanya yang akhirnya mebunuh Natasha.
Memang, kematian adalah sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Allah. Meskipun seseorang sehat-sehat saja, tetapi bila ajalnya telah datang ia tak bisa menolak kematian. Sebagai manusia, kita hanya dapat melihat sebab musababnya. Dan selama hidup berusaha untuk menjaga kesehatan.
Bagaimanapun, minuman bersoda mengandung kafein. Zat ini sejak dulu dikenal sebagai zat yang mampu membuat orang ketergantungan. Meskipun kafein mempunyai efek positif terhadap tubuh, efek negatif kafein ternyata lebih banyak. Misalnya, membuat jantung berdebar, insomnia, tekanan darah rendah, dan lain-lain.

Banyak sekali macam-macam produk minuman pada saat ini berbagai jenis dan berbagai merk.  Dari minuman ringan (Softdrink ), minuman isotonik, suplemen, hingga minuman yang mengandung alkohol. Akan tetapi berikut ini akan saya ulang tentang risiko atau kerugian kita minum-minuman ringan (softdrink) yang mengandung soda. Minuman ringan bersoda memang enak dan terasa segar apalagi kalau dingin. Hanya saja dibalik kesegaran yang ditawarkannya minuman ini sangat berisiko untuk kesehatan kita.

Mengapa minuman ini berisiko?  Hal ini dikarenakan  Softdrink mengandung zat pewarna buatan, berbau kimia karbonat, asam fosfat, pemanis, bahan pengawet dan kafein.  Serta  kandungan gulanya rata-rata sebesar 8-12 sendok teh, jumlah yang sangat berbahaya bagi kesehatan.  
Berikut ini adalah efek dari mengkonsumsi minuman bersoda :
 1. Mengurangi air dalam tubuh.
Softdrink seperti diuretik yang malah menghisap kadar air didalam tubuh. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam softdrink dapat diatasi dengan cara meminum 8-12 gelas air untuk setiap botol softdrink yang diminum.
2. Tidak bisa menghilangkan rasa haus
Ini disebabkan softdrink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus - menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat serius.
3. Menghancurkan mineral penting dalam tubuh
Softdrink  terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung (kekurangan magnesium), osteoporosis (kekurangan kalsium) dan banyak lagi.
4. Dapat membersihkan karat
Softdrink bisa membersihkan karat pada bumper mobil dan benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.
5. Mempengaruhi pencernaan. 
Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat.

ARTIKEL YANG BERKAITAN