Maher Zain Seorang Mualaf

Advertisement
Maher Zain, wajah yang percampuran Eropa dan Lebanon kerap muncul di televisi belakangan ini. Namanya mendadak disebut di mana-mana. Banyak yang berseru senang ketika mendengar kabar pria pelantun lagu Palestine Will Be Free ini datang ke Indonesia. Ternyata banyak yang orang belum tahu tentang pria kelahiran Lebanon, 16 Maret 1981 ini. 

Ternyata dia belum empat tahun memeluk agama Islam, dan sebelumnya ia pernah bekerja dengan produser musik Lady Gaga. Maher mulai menyanyi sekitar 3,5 tahun yang lalu. Sebelumnya dia sudah bergerak di industri musik, tapi sebagai produser, bukan penyanyi. Sesekali saya nyanyi juga, tapi biasanya hanya untuk demo. Maher dulu kerja dengan Red One (produser Lady Gaga, Jennifer Lopez, dll), dia banyak membantu diproduksi musik dia.
“Salah satu yang membuat Maher terus melaju adalah karena banyaknya penggemar yang bilang bahwa lagu saya mengubah hidup mereka. ”

Sampai 3,5 tahun yang lalu, seorang Maher zain jauh dari agama. Jauh dari Allah. Tapi memeluk Islam dan sadar bahwa banyak sekali yang bisa saya bagikan kepada anak-anak muda seusia dia dan yang berada di situasi yang sama dengan dia. Maher bisa menginspirasi mereka. Karena itulah akhirnya Maher terus melaju.

Sejak kapan Maher memeluk Islam? Akhir tahun 2007, tepatnya bulan Ramadhan. Sebelumnya dia sangat tersesat dan serba bingung. dia mulai mempertanyakan hal-hal seperti kenapa kita ada di dunia ini? Apa yang harus kita lakukan di sini? Apa tujuan kita hidup? dia juga banyak berpikir tentang kematian, tentang kehilangan orang tua dan saudara-saudara. Banyak sekali pikiran gila yang berkecamuk di benaknya, dan dia yakin banyak juga orang yang mengalami hal seperti ini. Ditambah lagi saat itu dia berada di lingkungan yang buruk, dikelilingi teman-teman yang buruk pula. Setelah dia memutuskan untuk memeluk Islam, dia mulai mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi. Sedikit demi sedikit dia mulai memahami.

Siapa inspirasi Maher dalam bermusik?
Passion bermusik sepertinya datang dari ayahnyayang juga seorang penyanyi. Keluarga ibu-nya juga beberapa ada yang penyanyi. Tapi selama di dunia musik, maher belajar banyak dari Red One.

Apa yang ingin Anda sampaikan lewat musik Anda?
Misi-nya adalah membawa pesan perdamaian dan harapan, jadi inspirasi bagi pendengar untuk jadi lebih baik, dan menunjukkan karakter baik Islam. Salah satu yang membuat dia terus melaju adalah karena banyaknya penggemar yang bilang bahwa lagunya mengubah hidup mereka. Banyak yang menangis mendengar lagu Insha Allah, Open Your Eyes, dan Thank You Allah, dan mereka bilang, "You don't understand how this song changed my life." Inilah yang membuat dia terus melakukan apa yang dia lakukan.

Absolutely. Tapi apa sih definisi religius itu? Salat, puasa, tentu saya jalankan. Tapi bagi saya Islam adalah jalan hidup. Bukan sesuatu yang dia jalankan sebagai sampingan. Islam is the way I'm living. Berbuat baiklah pada sesama, hormati semua orang, jangan pernah sakiti orang tuamu bahkan dengan satu kata, apa pun yang diajarkan Islam, semuanya adalah hal yang baik. This is what Islam is for me and I'm trying to live it everyday.
sumber : Lika Samiadi, http://id.omg.yahoo.com/blogs/maher-zain-saya-tak-mau-merambah-musik-pop-blog_editor-102.html


ARTIKEL YANG BERKAITAN