Tanda-tanda Penyakit Kencing Manis / Diabetes Mellitus (DM), Penyebab, dan Cara Hidup Sehat Bagi Penderita Diabetes

Advertisement
Penyakit kencing manis atau diabetes mellitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah, secara garis besar Diabetes ada 2 tipe, yaitu DM tipe 1 dimana terjadi gangguan pada sel beta pangkreas sehingga terjadi kekurangan insulin absolut. DM tipe 2 disebabkan oleh adanya resistensi tubuh terhadap insulin. insulin adalah salah satu hormon tubuh yang dihasilkan oleh sel beta pangkreas yang memliki fungsi utama menurunkan kadar gula dalam darah. Di indonesia penderita DM terbanyak adalah DM tipe 2.

Fungsi insulin adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah, bekerja dengan cara :
  1. Merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula.
  2. Meningkatkan jumlah gula yang disimpan dalam hati.
  3. Mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula.
Tubuh kita tersusun dari jutaan sel yang membutuhkan energi agar dapat berfungsi dengan baik. Pada saat kita makan, makanan akan dicerna menjadi glukosa (gula) yang akan diangkut menuju sel untuk diolah menjadi energi. Agar dapat memasuki sel, gula membutuhkan bantuan hormon insulin. Semakin banyak gula yang memasuki sel, kadar gula dalam darah akan semakin turun.

Tanda-tanda terkena diabetes pada seseorang adalah apabila didapatkan tanda-tanda klasik sebagai berikut:
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Banyak makan dan minum
  • Sering kencing
Selain itu keluhan dijumpai pada penderita antara lain :
  • Cepat lelah dan mengantuk
  • Penglihatan kabur dan sering ganti kacamata
  • Perempuan yang melahirkan bayi yang berat badan lebih dari 4 kg
  • Gatal-gatal terutama di kemaluan
  • Luka sulit sembuh
  • Impotensi
  • Kesemutan
kadar glukosa darah seseorang dianggap menderita DM apabila pada sewaktu lebih atau sama dengan 200mg/dl atau kadar gula darah puasa lebih dari 126 mg/dl.

Pencetus diabetes :
  • Kurang gerak / malas
  • Makan berlebih
  • Kehamilan
  • Kekurangan produksi hormon insulin
Faktor resiko terjadinya diabetes:
  • Usia diatas 45 tahun
  • Kegemukan (IMT>23/m2)
  • Darah tinggi/hipertensi (≥ 140/90mmHg)
  • Dislipidemia (HDL ≤ 35mg/dL atau trigliserida ≥250mg/dL)
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat >4 kg
  • Riwayat DM pada keluarga (keturunan)
  • Diet tak sehat (tinggi gula dan rendah serat)
  • Riwayat gangguan teloransi glukosa
  • Penyandang penyakit jantung koroner dan stroke.
Cara Hidup sehat Bagi Penderita diabetes

divonis diabetes bukan berarti hidup penuh batasan anda hanya perlu 5 langkah untuk menjalani hidup sehat.

1.Edukasi deabetes : rajin mengikuti edukasi diabetes, membantu diabetisi memahami seluk beluk diabetes, dan pengendaliannya.
2. Aktifitas fisik : lakukan aktivitas fisik 3-4 kali seminggu selama 30 menit untuk mendapatkan hasil yang optima, seperti berolahraga.
3. Pengaturan makan ; untuk menjaga gula darah tetap seimbang, diabetisi menganjurkan pola makan dengan gizi seimbang dan sesuai dengan kebutuhan kalori.
4. Minum obat/insulin : bila pengaturan makan dan aktivitas fisik belum berhasil, dokter akan memberikan terapiobat yang cocok.
5. Monitoring gula darah secara teratur : selalu mengecek kadar gula darah saat puasa dan saat 2 jam stelah makan.

Bagaimana mancapai gula dara yang terkendali ?
• Lakukan pemeriksaan gula darah beberapa kali sehari (sesuai petunjuk dokter)
• Diet (pola makan) yang seimbang, olahraga secara teratur dan disiplin dalam minum obat/insulin (sesuai petunjuk dokter)
• Mencatat dan mengevaluasi hasil test gula darah dengan catatan harian atau diary untuk memantau tren gula darah terakhir.

.

.

ARTIKEL YANG BERKAITAN