Pesona Kubah Larva dan Hamparan Pemandangan di Gunung Kelud

Advertisement
Setelah hampir 1 bulan tinggal di pare (kampung inggris), bersama teman-teman kost dan bapak kost pada hari sabtu 24 maret 2012 jalan-jalan ke gunung kelud. Tawaran untuk berkunjung ke gunung kelud sudah diajak oleh teman kursus pada awal minggu pertama saat tinggal di kampung inggris akan tetapi aku lebih memilih untuk jalan-jalan ke gunung bromo (artikelnya baca sini). Pada hari itu akupun kesampaian untuk menginjakan kaki di gunung kelud, subhanallah.. sekitar 2 jam perjalanan dari pare menuju gunung kelud, kita berdelapan orang menggunakan mobil panther yang kita rental plus sopirnya. Di perjalanan menuju gunung kelud dengan jalur darat yang agak berliku ditempuh melewati perkebunan dan pemandangan nan asri pegunungan. Perkebunan kopi, nanas, tebu dan tanaman pepohonan serta pemandangan pegunungan.  Karcis masuk wilayah wisata tersebut dengan retribusi 8000 rupiah per orang sedangkan hari sabtu minggu dan libur sebesar 10.000 rupiah per orang. Untuk turis mancanegara harganya beda lagi, tentunya lebih mahal.

Gunung Kelud adalah sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, yang masih aktif. Gunung ini berada di perbatasan antara Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar tepatnya di kecamatan Ngancar, kurang lebih sekitar 27 km sebelah timur pusat Kota Kediri. Gunung ini memiliki ketinggian 1.731 m (5,679 kaki), merupakan jenis gunung api Stratovolcano bagian dari busur/sabuk Cincin Api Pasifik.

Gunung Kelud adalah obyek wisata Kabupaten Kediri yang sejak tahun 2004 telah dibuka sarana jalan darat untuk mempermudah para wisatawan serta penduduk sekitar menuju pucak Gunung Kelud. Pada tahun 2007 terjadi aktivitas larva di gunung tersebut tetapi  tidak jadi erupsi / memuntahkan larvanya, hanya meninggalkan bongkahan-bongkahan batu larva dan belerang di tengah-tengah kawah. Pada tengah-tengah kawah tersebut dulunya merupakan danau. Fenomena munculnya kubah larva yang sering disebut anak gunung Kelud yang terjadi di Gunung tersebut sangatlah langka, bahkan sangat langka di dunia. Hingga menarik para wisatawan dunia. 

danau yang sudah hilang di kawah gunung kelud

Danau kawah yang dikabarkan indah itu, sekarang sudah tertutup berganti kubah larva yang hitam dan mengepulkan asap belerang dengan ketinggian sekitar 100 meteran. Untuk menuju ke kubah larva terdapat trowongan penghubung atau lava thunel yang gelap remang-remang dan eksotis.di pintu trowongan disajikan musik tadisional dengan alat yang sederhana oleh masyarakat setempat, sehingga didalam trowongan terdapat suara yang khas dan menggema.  Sesampainya di bibir kawah, terdapat anak tangga ke atas hingga kita dapat melihat pemandangan seluruh Gunung Kelud dari atas serta melihat pemandangan jauh kebawah, yang dikabarkan bisa melihat kota Kediri dari puncak Gunung Kelud. Tempat tersebut yang tentunya sangat fantastis dan tempat paling tepat untuk foto-foto. Pemandangan tebing yang menjulang yang sangat cocok sekali bagi pecinta panjat tebing (climbing) dan gagahnya anak gunung yang fenomenal tersebut dapat kita nikmati disana. Tebing yang berbentuk ngarai tersebut disebut tebing gajah mungkur. 

Selain pemandangan yang indah, tak jauh dari trowongan larva thunel juga terdapat sumber air panas yang letaknya berada di bawah yang dapat dicapai dengan menapaki satu persatu anak tangga kebawah yang cukup melelahkan. namun jangan khawatir, capek anda akan terbayar dengan mandi spa sumber air hangat dengan aroma belerang yang sangat baik untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Maka tak jarang disana selalu ramai dibuat mandi oleh pengunjung, dari tua sampai muda. Tak perlu khawatir bila anda takut panas, disana terdapat 2 sumber air air yaitu sungai yang merupakan air panas dan satu lagi suber air pegununganya yang sangat dingin.


  sumber air panas di gunung kelud


Fasilitas di Tempat Wisata Gunung Kelud terbilang sangat lengkap dan mudah dijangkau. Semuanya dapat anda nikmati dengan murah, dan aksesnya sudah bagus. Kalau anda lapar dan ingin bersantai menikmati secangkir kopi hangat di pegunungan, tentunya tak sulit menemukannya di Gunung Kelud. Selain itu juga ada arena outbond yang manarik untuk keluarga, dari flying fox hingga motor ATV semua ada disana.

Di tengah perjalanan menanjak ke puncak gunung kelud ada bagian dikenal dengan nama Jalan Misterius. Dari arah Wisata Gunung Kelud (arah pulang), ruas jalan ini terlihat “menanjak”, namun jika kendaraan dihentikan pada posisi gigi netral di marka putih yang melintang jalan, kendaraan akan berjalan “turun”.  Saat itupun kami mencoba hal tersebut setelah diperhatikan dengan seksama dan banyak analisa ternyata itu merupakan bagian dari reflesi mata. Sebenarnya jalan tersebut memiliki kemiringan sehingga benda bisa bergerak.

 Sejarah meletus Gunung kelud 

Dikutif dari wekipedia sejarah meletusnya gunung kelud Sejak abad ke-15, Gunung Kelud telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Pada abad ke-20, Gunung Kelut tercatat meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, dan 1990. Tahun 2007 gunung ini kembali meningkat aktivitasnya.  
Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk. Aktivitas gunung ini meningkat pada akhir September 2007 dan masih terus berlanjut hingga November tahun yang sama, ditandai dengan meningkatnya suhu air danau kawah, peningkatan kegempaan tremor, serta perubahan warna danau kawah dari kehijauan menjadi putih keruh.  Akibat aktivitas tinggi terjadi gejala unik yang baru terjadi dalam sejarah Kelud dengan munculnya asap putih dari tengah danau diikuti dengan kubah lava dari tengah-tengah danau kawah sejak tanggal 5 November 2007 dan terus "tumbuh" hingga berukuran selebar 100m. Para ahli menganggap kubah lava inilah yang menyumbat saluran magma sehingga letusan tidak segera terjadi. Energi untuk letusan dipakai untuk mendorong kubah lava sisa letusan tahun 1990.

berikut gambar-gambar pemandangan di gunung kelud:

  







tangga menanjak ke puncak gunung kelud.

ARTIKEL YANG BERKAITAN