Trik Dan Kiat Dalam Test Masuk Angkatan Polisi Dan TNI

Advertisement

Buat anak muda yang ingin bergabung di angkatan yaitu di kepolisian atau TNI agar mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari, baik dari segi administrasi,  fisik dan lain-lainnya.  Banyaknya rumor ataupun hal fakta nyata yang perna anda alami, jika ingin masuk di pemerintahan baik itu militer (polisi dn TNI) dan sipil (PNS) harus ada KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Sedangkan kita tidak ada sama sekali yang mendukung kesana. Saya harap jangan putus asa, selagi masih ada kemauan pasti ada jalan, selagi napas berhebus dan jantung berdetak dan semangat merah darahku dan putih tulangku insyaallah negara kita akan berusaha menjadi lebih baik. Sebagaimana diperjuangan pemerintah untuk membrantas habis KKN.  Jadi intinya kita usaha dulu. Berikut ini saya ulas tentang persiapan untuk bergabung di angkatan sebagai berikut : 

Jika kurang pandai renang latihan dari jauh hari dan saat test jangan pikirin apa-apa yang penting sampai dengan jarak 25 meter, dengan gaya apa saja boleh, anda pasti bisa kalau latihan mulai dari sekarang.
1.  Persiapkan  ijazah yang dilegalisir dari Depdiknas setempat, biasanya letaknya di tingkat kecamatan atau kabupaten, mudah dan cepat prosesnya. Terus siapkan KTP, dan perlengkapan yang lain,  bisa dilihat di polres atau di internet (syarat berkas pendaftaran).
2.  Tes kesehatan dilaksanakan dua kali. Pertama biasanya adalah tes bagian luar tubuh (tinggi dan berat badan, postur, mata, gigi, THT, kulit, alat reproduksi, anus, varises).  Untuk tes kesehatan pertama baik pria/wanita sudah jelas pasti telanjang bulat ddi depan panitia dalam ruang tertutup karena akan diperiksa kesehatan bagian luarnya. Mulai dari tinggi dan berat badan, tensi darah, telinga, mata, amandel, gigi, postur tubuh, tangan dan jemari, kulit (jangan ada tato/tindik), virgin dan payudara (wanita), varikokel dan hernia (pria), ambeien (hemorhoid), varises, sampai telapak kaki.  Nanti skrotum dipegangin  untuk periksa varikokel dan hernia.
3.  Test psikotest, pada test beda psikotest konvensional.  Persiapan dan konsentrasi  harus dijaga  harus cermat  mendengarkan,  jangan ngobrol, sudah tau jawabannya langsung jawab. Diperhatikan waktu test, karena jika lengah akan kehabisan waktu,  Psikotes tidak usah dipaksakan harus sesuai kemampuan aja, tidak terjawab semua bukan berarti mengurangi nilai. yang penting sehari sebelum tes harus istirahat total.
4.  Test akademik yaitu pengetahuan umum seperti bahasa indonesia, matematika, test uu kepolisian serta test bahasa inggris. Persiapan test akademik belajar seperti akan ulangan saat sekolah.
5.   Kesehatan kedua adalah bagian dalam tubuh (ronsen / rontgen , tes urin, dan test darah). Nanti akan diambil sampel darah dan urine. Kemudian di rontgen juga. yang suka mabok/ngerokok nanti ketahuan paru-parunya kotor. Sebaiknya anda check up terlebih dahulu ke dokter Polri sebelum tes yang sebenarnya. Khusus Brigadir rikkes 2 ditambah test kesehatan jiwa (MMPI) saudara juga harus konsultasi dulu ke ahlinya yang memiliki kompetensi (psikolog /psikiater), sehingga nanti mendapatkan hasil yang maksimal.
6.  Test kesamaptaan (test fisik) 
·         Lari minimal 2500 m (2,5 km) dalam 12 menit (usahakan lebih buat nilai tambah)
·         Push up hingga 43x dalam 1 menit. untuk tes Polwan, olahraganya juga mirip pria, hanya push up nya lutut dipakai, dan pull up-nya kaki juga menapak tanah.
·         Chinning >60x dalam 1menit (wanita)
·         Pull up 7x dalam 1 menit
·         Sit up 50x dalam 1 menit
·         Shuttle run (lari angka 8) 3x <20 detik="detik" span="span">
·         Antropometrik=tes postur seperti, sikap tegap, cara jalan, sikap hormat, dll 
·         Renang 25 meter yang penting sampai dalam 1 menit tanpa berhenti/ tidak tenggelam
7.      Pengurutan rangking karena setiap polda ada quota masing-masing jadi total nilai berpengaruh terhadap kelulusan calon.
8.      Pantohir  dalam test ini biasanya akumulasi dari nilai dari awal, dibarisin di dalam ruangan di hadapan para pejabat, interview dan diperiksa lagi. mudah mudahan lebih transparan, adil, jujur, aman, dan tidak ada praktik KKN. Wawancara yang penting jujur dan apa adanya. Jangan pesimis jika rezeki kita tidak akan kemana ALLAH SWT telah mengatur garis hidup dan rezeki kita yang penting usaha.  Dalam pantoher ini ada rumor sebenarnya cikal bakal yang lulus dan gagal sudah ada sebelum pantohir juga, cuma untuk bahan pertimbangan lagi jadi ada pantohir.
9.      Test Kelulusan ...
10.  Yang perlu diperhatikan dan dicatat : Untuk lulusan SMU usia min 18tahun max 21tahun pas pendidikan. Tinggi 163 cm (pria), 160 cm (wanita) dengan berat badan ideal. Untuk S1 usia max 26 tahun dan S2 usia max 28 tahun. kalo S1 profesi dokter usia max 28tahun. boleh berkaca mata max -1 asal nilainya gede.  (untuk usia sekarang sudah berubah dicek di polres atau di internet). Untuk tinggi badan 160, idealnya berat anda 160-110= 50kg. anda bisa menurunkan berat badan dengan menjaga pola makan jangan yang manis-manis, dan banyak serta yang berminyak.  Jangan makan di malam hari, baiknya perbanyak konsumsi sayur dan buah saja, terus latihan lari di siang hari pakai jaket biar lemak-lemaknya lekas terbakar.
11.  Semua penyakit dalam dan luar tidak diperbolehkan menjadi anggota polri atau TNI atau instansi lainnya yang sejenis, jika kecuali memakai kacamata maksimal minus 1 itu pun harus dengan nilai hasil ujian sekolah yang bagus. Buta warna baik partial dan total tidak memenuhi syarat anggota Polri.  Saran aja buat yang giginya bolong ditambalin (semen/laser), kalo ompong yang penting bukan gigi yang depan. Jerawat, borok dan sebagianya diobatin. Jadi kalau anda mengidap penyakit tertentu, baiknya disembuhkan dulu karena nanti ada pemeriksaan rontgen dan darah serta urine waktu tes kesehatan.  Jika ada bekas luka, asal bekas sudah tidak kentara lagi anda masih tetap bisa daftar dan alangkah baiknya anda datang ke dokter kosmetik atau dokter kulit untuk hilangkan titik hitam itu.  Mempunyai Varikokel cara penyembuhan tanpa operasi disuntik aja di rumah sakit.  Kaki anda juga harus terhidar dari varises pada tes kesehatan.  Adanya varises dapat menggagalkan anda pada tes kesehatan. Varises adalah munculnya pembuluh darah pada belakang tumit atau betis, biasanya berwarna garis kebiruan. Varises biasanya terjadi karena kebiasaan anda yang langsung menekuk / melipat kaki anda setelah melakukan olah raga. Namun jangan khawatir, varises dapat diatasi dengan cara disuntik menggunakan obat tertentu.
12.  Masuk kesatuan polri yang rada “susah” kayak brimob dan polair atau densus 88, juga harus bisa renang laut 2,5 mil,nilai toefl bahasa inggris minimal 500 (dari LIA), menguasai internet, dan ms office, Juga kalau dengan latar belakang pendidikan sarjana harus dari universitas negeri atau swasta dengan akreditasi A atau B dgn IPK minimal 3,00 (skala 4).
13.  Dahulu dianggap, bahwa seorang yang tidak perawan lebih berperilaku buruk dan juga berpotensi mengidap penyakit tertentu melalui organ reproduksi. oleh karena itu mengenai tes virgin bagi calon anggota Polwan masih dalam tahap pengkajian di Bagian Kesehatan Polri. Alasan anda nampaknya sejalan dengan alasan bahwa pemeriksaan alat reproduksi lebih menitikberatkan pada ‘kesehatan’, bukan ‘keutuhan’. Sedangkan mengenai perilaku dan moral, dilihat melalui wawancara dan tes psikologi. Sekarang kabarnya ke-virginan/ keperawanan tidak begitu dititik beratkan, khusus virgin sekarang tidak menggugurkan lagi.
14.  Biasanya pendaftaran Polri diadakan secara serentak di seluruh Indonesia jadi tidak ada kemungkinan bocoran soal dari satu daerah ke daerah lain. Kelakuan dibenerin, etika, cara bicara dan sebagainya. yang penting semangat 45 harus tetap membara dan pantang menyerah seperti para pahlawan kita.
 SEMOGA SUKSES......


.

ARTIKEL YANG BERKAITAN