Faktor internal dan Eksternal Yang Mempengaruhi Belajar Aktif Siswa

Advertisement
Konsep belajar Aktif dalam pembelajaran yaitu menuntut peserta didik untuk secara sadar aktif melakukan kegiatan belajar akan memberikan dampak yang berbeda. Peserta didik akan mampu mengingat lebih lama dan akan mampu memahami apa yang sudah dipelajarinya.



Menurut pendapat Confusius :
Apa yang saya dengar, saya lupa ( what I hear, I forget )
Apa yang saya lihat, saya ingat ( what I see, I remember )
Apa yang saya lakukan, saya paham ( what I do, I understand )

Pernyataan ini menjadi bobot penting belajar aktif. Perpaduan antara mendengar-melihat dan melakukan akan menjadikan peserta didik mudah ingat dan memahami apa yang sudah dipelajari / diajarkan. Pernyataan Confusius ini, oleh Mel Silberman diperluas dan dimodifikasi menjadi apa yang disebut paham belajar aktif , yaitu :

Apa yang saya dengar, saya lupa ( what I hear, I forget )
Apa yang saya dengar dan lihat, saya ingat sedikit ( what I hear and see, I begin to understand)

Apa yang saya dengar, lihat, diskusikan dan lakukan, saya mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan ( what I hear, see, discuss, and I do, I acquire knowledge and skill )

Apa yang saya ajarkan kepada orang lain, saya menguasainya ( What I teach to another, I master )

Jadi ketika seorang peserta didik secara sadar aktif mendengarkan, melihat, berdiskusi, melakukan suatu aktivitas, menyampaikan / mengatakan apa yang telah dipelajari maka mereka akan memperoleh pengalaman belajar yang sungguh luar biasa. Sebagai seorang pelajar, anda harus belajar secara aktif Sebagai seorang calon guru, anda harus mengetahui hal ini, sebagai seorang guru / instruktur, anda harus menerapakan konsep yang satu ini dalam setiap kegiatan pembelajaran yang anda kelola.

Bandingkan dengan yang berikut ini :
Dalam pembelajaran pasif , Apa yang diajarkan kepada peserta didik dengan sangat cepat terkadang berdampak beda, Beberapa peserta didik bahkan akan lebih cepat melupakan apa yang diajarkan. Pembelajaran pasif seperti itu tidak akan mampu menuju kepada makna belajar yang sebenarnya, apalagi bertahan lama dalam memori otak peserta didik. Salah satu alasan kenapa peserta didik kebanyakan cenderung lupa terhadap apa yang pernah diajarkan adalah perbedaan tingkat kecepatan bicara pengajar dengan tingkat kecepatan peserta didik mendengarkan.
Sumber: KLIK SINI

 Faktor Interneal terdiri dari aspek aspek yang mempengaruhi belajar siswa yaitu
1. Aspek fisiologis
Kesehatan jasmani dan rohani sangat besar pengaruhnya terhadap kemampuan belajar. Bila seseorang sedang tidak sehat, bisa mengakibatkan tidak adanya gairah untuk belajar. Demikian pula dengan halnya rohani yang kurang baik, ini juga bisa mengganggu atau mengurangi semangat untuk belajar. Karenanya jasmani dan rohani sangat dibutuhkan untuk menunjang proses belajar yang baik.
2. Aspek psikologis
Pada aspek psikologi terbagi menjadi 5, yaitu: INtelegensi, Adalah kemampuan psiko-fisik untuk mereaksi rangsangan atau menyesuikan diri dengan lingkungan dengan cara yang tepat. Intelegensi bukan hanya persoalan kualitas otak saja, namun juga kualitas organ tubuh lainnya.

· Sikap, Adalah suatu gejala yang berdimensi efektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespon dengan cara relatif tetap terhadap objek orang, barang, dan sebagainya, baik secara positif maupun negatif.

· Bakat adalah kemampuan potensi yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang.

· Minat adalah kecenderungan atau kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.

· Motivasi adalah keinginan akan pengetahuan, keinginan akan prestasi dan peningkatan diri dan keterlibatan ego dalam suatu pelajaran tertentu.

Dalam motivasi, terbagi menjadi motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik:

· Motivasi intrinsik, Hal dan keadaan yang berasal dari dalam diri, yang dapat mendorong untuk melakukan tindakan belajar.

· Motivasi ekstrinsik, Hal dan keadaan yang datang dari luar, dan mendorong untuk melakukan kegiatan belajar.

Faktor eksternal

1. Lingkungan sosial
Lingkungan sosial itu seperti guru disekolah, keluarga, dan juga masyarakat disekitar.

2. Lingkungan Non sosial
Lingkungan nonsosial itu seperti faktor keadaan dirumah, keadaan tempat belajar disekolah, peralatan untuk mendukung belajar, dan situasi dan kondisi saat belajar.

Sumber: KLIK SINI

.
.

ARTIKEL YANG BERKAITAN