Bagaimana Cara Menghilangkan Mendengkur / Ngorok Saat Tidur ?

Advertisement
Pengertian Mendengkur / Mengorok 
Ngorok atau mendengkur adalah saat tidur mengelurkan suara karena akibat penyempitan saluran nafas yang menyebabkan getaran pada langit-langit di tenggorokan dan atau rongga saluran pernapasan lain (mulut atau hidung). Suara dengkuran biasa sangat mengganggu orang-orang disekitar kita, terutama pasangan tidur, bahkan dengan volume suara dengkuran yang kuat membuat mereka tidak bisa tidur. Terkadang uniknya lagi suara dengkuran masing –masing penderita berbeda beda dari volume keras, rendah, sedang. Suara dengkuran biasa, terkadang kasarnya seperti suara kambing tarik, hal tersebut menjadi ejekan tersendiri bagi yang menderitanya. Namun akibat ejekan tersebut membuat minder sendiri yang menderitanya. Artikel ini senaja saya kutif untuk mengenal penyebab dan solusi menghilangkan dengkuran atau mengorok. 



Sebab dan Akibat Mendengkur / Mengorok


Penderita yang mengalami mendengkur / mengorok dalam waktu yang singkat adalah menjadi lelah pada saat bangun pagi (kurang fresh), menjadi pelupa, konsentrasi menurun, mengantuk sepanjang hari sehingga dapat menurunkan kinerja pekerjaaan, mudah tersinggung dan sakit kepala pada pagi hari. Selain itu penderita cenderung merasa Minder dan Mudah tersinggung dan lebih parahnya lagi bisa menyebabkan stroke, kelainan sistem pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi, aritmia jantung, infark otot jantung, kegagalan jantung, Transient Ischemic Attack (TIA) ataupun meninggal saat tidur karena terjadinya sumbatan total jalan nafas (Obstructive Sleep Apnoe/OSA)


Resiko dan Penyebab Mendengkur 


1. Obesitas / Berat Badan berlebih 
orang dengan berat badan berlebih (obesitas) berisiko tinggi tidur mendengkur. Orang dengan kelebihan berat badan biasanya akan memiliki jaringan tenggorokan yang lebih banyak dan besar. Pembesaran tenggorokan ini dapat mengakibatkan penyempitan saluran pernafasan dan menyebabkan tidur mendengkur.

2. Kelelahan / Cape, Mendengkur atau ngorok merupakan suatu keadaan yang terjadi saat kita tidur terutama bila lelah. Apabila hal ini terjadi hanya sesekali tidaklah berbahaya. Pada saat itu kondisi anatomi dan fisiologi tubuh sedang dalam pemulihan. 

3. Posisi Tidur. posisi tidur yang paling mungkin untuk terjadinya mendengkur yaitu saat tidur telentang. Posisi tidur telentang,dimana posisi mulut akan cenderung terbuka dan lidah akan terdorong ke dalam tenggorokan sehingga dapat menyebabkan penyumbatan saluran nafas dan menyebabkan suara dengkuran.

4. Kebiasaan Merokok. Merokok tidak baik untuk kesehatan terutama paru-paru dan jantung, kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan tidur mendengkur. Karena merokok dapat memicu peradangan pada tenggorokan dan saluran nafas. Peradangan inilah yang pada akhirnya dapat mengkibatkan suara dengkuran saat tidur.

5. Gangguan pada Hidung dan saluran pernapasanMendengkur bisa dialami oleh orang yang mengalami alergi, polip, demam atau infeksi sinus. Kelainan bentuk hidung seperti septum yang menyimpang (perubahan struktural pada dinding yang memisahkan satu lubang hidung dari yang lain).

6. Usia. Bertambahnya usia membuat strutur anatomi tubuh semakin berubah begitu ketika anda mencapai usia sekitar 30 tahun, tenggorokan anda akan mulai menyempit, dan kekuatan otot tenggorokan anda mulai berkurang sehingga mudah sekali menyebabkan mendengkur. Pada usia lanjut, mendengkur sering terjadi karena diakibatkan oleh kelelahan dalam bekerja.

7. Anatomi Tubuh. Pria memiliki saluran udara yang lebih sempit dibandingkan dengan wanita sehingga pria memiliki resiko yang lebih besar untuk mendengkur. Saluran napas yang sempit menyebabkan kesulitan untuk menghirup dan membuang napas, sehingga menyebabkan mendengkur. Selain itu, , polip dan alergi juga memperburuk dengkuran karena dapat menghambat jalan napas.

8. Alkohol dan Obat-Obatan. Asupan alkohol ke dalam tubuh dapat membuat otot-otot pada saluran udara menjadi lebih rileks, meskipun terdengar baik untuk saluran udara itu sendiri, namun kenyataannya alkohol membuat saluran udara terlalu rileks. Hasilnya, saluran udara anda pun akan beristirahat sehingga menyebabkan kinerjanya tidak maksimal dan menyebabkan anda mendengkur.

9. Sleep Apnea
Sleep apnea merupakan gangguan atau kelainan yang ditandai dengan berkurangnya bahkan berhentinya nafas selama tidur. Periode apnea dapat terjadi 10 detik atau lebih. Hal ini dapat menyebabkan penghentian aliran udara yang berdampak pada penurunan oksigen dalam darah sebesar 4%, sehingga secara langsung menyebabkan pengurangan transfer oksigen ke dalam darah. pada Sleep Apnoe (berhentinya nafas beberapa detik saat tidur) ini disebabkan karena terhalangnya saluran nafas atas akibat otot-otot ini melemas, sehingga saluran udara menyempit dan menyebabkan terjadinya dengkuran serta menghambat atau menghentikan pernafasan yang berakibat turunnya kadar O2 di dalam darah dan meningkatnya tekanan darah. Dalam keadaan seperti ini orang tersebut harus dibangunkan agar dapat kembali bernafas sehingga kadar O2 di dalam darah dan aliran darah ke otak kembali normal.


Cara Mengatasi Tidur Mendengkur 


Mengubah posisi tidur Anda. Tidur dengan posisi miring dan letakkan kepala lebih tinggi tidur dalam posisi miring akan membantu Anda mengurangi dengkuran 
Bersihkan saluran napas terutama rongga hidung sebelum pergi tidur. 
Hentikan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman keras. 
Kurangi kelebihan berat badan Anda dengan cara mengatur pola makan dan olahraga rutin 3-5 kali seminggu. Hindari makanan yang kaya akan lemak sebelum tidur. 
Konsultasikan dengan dokter apakah kebiasaan mendengkur Anda berhubungan dengan penyakit tertentu atau tidak. 
Hampir semua orang perna mendengkur, hal tersebut karena kecapean, salah posisi tidur dan lainnya tetapi.

ARTIKEL YANG BERKAITAN