Panduan Cara Berbicara Didepan Umum

Advertisement
Istilah demam panggung sering sekali diungkapan oleh orang-orang yang pertama atau awal awal saat berbicara di depan umum atau sejenisnya seperti pidato, presentasi.  Demam panggung memang bisa melanda siapa saja. Tidak hanya orang biasa pada suatu ketika pembicara ahli / public speaker bisa saja terserang demam panggung. Apalagi yang dialami mahasiswa yang harus melakukan persentasi di depan kelas. Saat saat giliran harus menyuarakan pendapat, tiba-tiba hilang seluruh keberanian berikut rangkaian kata yang sudah disusun rapi dalam benak atau ketika harus menjelaskan usulan yang sedang dibahas, Anda kehilangan control bicara. Bicara pun jadi tidak fokus dan terkesan tak berujung pangkal. Terkadang yang paling tidak mengenakan Anda pun ditinggal para pendengar yang awalnya sudah siap mendengarkan penjelasan dari Anda.  Terkadang membuat putus asa bila kerap mengalami hal demikian.  

Ada banyak trik yang bisa dilakukan agar rasa percaya diri Anda tumbuh ketika berbicara di depan umum, berikut saya kutif dari artikel di internet yang alamat link-nya sudah tidak aktif lagi.

*Hilangkan Rasa Takut Atau Grogi
rasa grogi adalah baik adanya ketika kita berada di panggung karena akan memacu adrenalin kita. intinya bagaimana kita mengontrol rasa grogi itu.
1.    Tarik napas, tahan , hitung sampai 5 sambil mengeluarkan napas perlahan.
2.    Pejamkan mata anda dengan tujuan agar berkonsentrasi
3.    Ingat kembali point-point yg anda harus bicarakan!!! ingat jangan menghapal tapi dimengerti dan mencoba untuk mengalirkan topik tersebut.
4.    Jika anda grogi melihat mata audience, anda dapat melihat bagian lain dari wajah mereka lihat kening,pipi, atau dagu mereka.
5.    Jika anda kehilangan arah pada saat berbicara atau lupa, pergunakan waktu jedah 2-3 detik, dan selama itu anda dapat berpikir, relax namun pandangan tetap fokus ke audience.
* Penampilan
Sebelum tampil, perhatikan dahulu penampilan anda sebab penampilan adalah hal yang penting, sehebat apapun anda berbicara namun tidak didukung oleh penampilan anda yang sesuai, ini akan mempengaruhi rasa percaya diri anda saat public speaking.
*Jaga Kecepatan Bicara
Jaga laju berbicara agar tetap moderat. Jangan berbicara terlalu cepat. Orang akan sulit mengerti apa yang Anda bicarakan bila berbicara terlalu cepat. Kebanyakan pembicara yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan bicara perlahan, namun tak kehilangan fokus atau jadi membosankan.
*Gunakan Diafragma
Bicaralah melalui diafragma (rongga dada). Ini akan memberi Anda resonansi suara dan proyeksi.
*Kembangkan Bahasa
Luangkan waktu untuk meningkatkan kemampuan kosa kata Anda. Jangan bicara berlebihan, terutama saat sedang melakukan presentasi. Bila kerap menggunakan kata-kata yang berlebihan akan membuat Anda terlihat kurang cerdas. Begitu pula bila kerap menggunakan banyak istilah dalam pilihan kata, hanya untuk membuat Anda tampak lebih berwibawa.
*Buka Tangan dan Bahasa Tubuh
Gunakan gestur (bahasa tubuh) membuka tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Ini akan memberi kesan Anda mengatakan, “Saya tak punya hal yang perlu disembunyikan. Saya hanya bicara yang sebenarnya!” Namun, jangan melakukannya berlebihan, karena akan mengganggu atau mengacaukan perhatian audiens Anda.
*Pelihara Kontak Mata
Sementara Anda memaparkan pemikiran, sebaiknya lakukan dengan tetap memelihara kontak mata dengan semua lawan bicara Anda. Ini akan membuat Anda tak kehilangan fokus saat berbicara di muka umum.
* Berdiri Tegak
Cobalah untuk tetap berdiri tegak setiap kali Anda memiliki kesempatan berbicara di depan umum. Jangan simpan tangan Anda dalam saku celana, dan jangan lupa untuk selalu menyunggingkan senyum terbaik, tanpa kesan dibuat-buat.
*Jangan  Menggunakan Kata seperti "Eee", dan sejenisnya.
Kebiasaan mengatakan, “Eee…”, “Apa itu”, atau “Anu”, sebaiknya mulai Anda hilangkan saat berbicara di muka umum. Menggunakan frase atau kata-kata seperti ini akan membuat Anda terlihat tak percaya diri dan tidak profesional.
 *visualisasikan
ini kunci untuk menghipnotis audience.
bayangkan suasana yang anda inginkan waktu anda bicara, ajak audience larut dalam suasana itu, dan tambahkan sedikit story agar lebih efektif minimal ceritakanlah sedikit tentang pengalaman anda.
-Perhatikan Cara berkata baik itu (Intonasi, cepat lambat, jeda, kelancaran dan tinggi rendah.Jika anda menggunakan Slide presentasi jangan lupa itu hanya alat bantu dan pusat perhatiannya adalah sang pembicara.
-Gunakan YOU VIEW POINT = maksudnya adalah, berbicaralah tentang sesuatu yang ingin mereka dengar, bukan yang ingin anda katakan. Berbicaralah lebih banyak tentang mereka dan kepentingan mereka. 
 .

ARTIKEL YANG BERKAITAN