loading...

Friday, July 4, 2014

Apa sebenarnya semut Jepang itu? Apakah sama dengan ulat Hongkong (MealWorm atau Yellow MealWorm)


Beberapa waktu lalu saya sempat mendengar cerita dari teman bahwa semut jepang sangat berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan gula darah (penderita diabetes) Sehingga sayapun penasaran bagaimana bentuk semut jepang tersebut? Hingga pada saatnya saya melihat langsung bagaimana bentuk dan ukuran /ciri semut jepang tersebut yaitu sebagai berikut :

Ciri-ciri semut jepang yang saya lihat berikut:

  1. Yang telah dewasa berwarna hitam gelap 
  2. Berkaki 6, dengan ruas terdiri dari ruas kepala (head), leher (thorak)dan badan (abdomen). Ruas abdomen lebih besar. 
  3. Bentuknya hampir mirip kutu beras tetapi kutu beras yng tidak ada moncongnya. 
  4. Berbadan keras 
  5. Ukurannya kecil sekitar 1-2 cm 
  6. Pada sayapnya terdapat garis-galis lurus. 
  7. Bersayap tetapi tidak dapat terbang 
  8. Hidup berkelompok 
  9. Suka reproduksi 
  10. Bukan hewan kanibal 
  11. Suka hidup pada ragi 
Dari pengamatan yang saya lakukan pada hewan tersebut yang digaung-gaungkan sebagai semut jepang, ada terbesit keraguan atas sebutan semut jepang tersebut, karena dari ciri-ciri yang saya lihat sangat jauh berbeda dengan ciri-ciri semut pada umumnya atau golongan Hymenoptera. Terutama dari bentuk kepala dan badannya sangat berbeda sekali. sehingga saya penasaran untuk mencari nama ilmiah hewan tersebut. ya dengan mengandalkan google mesin pencari online, saya memulai dengan kata kunci semut jepang. Gambar yang muncul di web tersebut sama yang terlihat pada pengamatan saya, akan tetapi saya tidak menemukan nama ilmiah dari species tersebut, yang muncul adalah nama ilmiah dan gambar semut sesungguhnya tidak seperti yang saya lihat pada kenyataannya. 

Berikut ini saya sampaikan ciri ciri umum dari semut :
  1. Tubuh semut terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, mesosoma (dada), dan metasoma (perut). 
  2. Morfologi semut cukup jelas dibandingkan dengan serangga lain yang juga memiliki antena, kelenjar metapleural, dan bagian perut kedua yang berhubungan ke tangkai semut membentuk pinggang sempit (pedunkel) di antara mesosoma (bagian rongga dada dan daerah perut) dan metasoma (perut yang kurang abdominal segmen dalam petiole). 
  3. Petiole yang dapat dibentuk oleh satu atau dua node (hanya yang kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud). 
Dari rasa penasaran terhadap nama ilmiah dan sebutan semut jepang tersebut, saya memulai dengan mencari berdasarkan ciri-ciri hewan tersebut sehingga dapatlah kata kunci KUTU BERAS, dari hasil surfing di dunia maya sampailah saya di nama hewan serangga bernama Tenebrio Molitor. Gambar nyata yang saya dapatkan sangat mirip sekali dengan bentuk serta ciri-ciri dari semut jepang tersebut. Setelah saya baca artikelnya ternyata Tenebrio Molitor dimanfaatkan larvanya yang sering disebut Ulat Hongkong lebih dikenal dengan sebutan MealWorm atau Yellow MealWorm

Istilah SEMUT JEPANG sudah banyak digunakan oleh masyarakat tetapi secara ilmiah dan ciri ciri sebenarnya tidak mencirikan sebagai semut. Lebih cocok disebutkan kutu beras atau Tenebrio Molitor . 

Taxonomy / Klasifikasi dari serangga Tenebrio Molitor adalah sebagai berikut: 

Kingdom            : Animalia (Animals)
Phylum             : Arthropoda (Arthropods)
Class              : Insecta (Insects)
Order              : Coleoptera (Beetles)
Suborder          : Polyphaga (Water, Rove, Scarab, Longhorn, Leaf and Snout Beetles)
Superfamily         : Tenebrionoidea (Fungus, Bark, Darkling and Blister Beetles)
Family              : Tenebrionidae (Darkling Beetles)
Subfamily           : Tenebrioninae
Tribe               : Tenebrionini
Genus               : Tenebrio (Mealworm beetles)
Species             : Tenebrio molitor (yellow mealworm)

Hewan Tenebrio Molitor memiliki beberapa siklus fase kehidupan (metamorfosa). Mulai dari telur, lalu menetas menjadi larva (disebut ulat hongkong), setelah mencapai ukuran maksimal, larva akan berubah menjadi pupa atau kepompong, fase kepompong berkisar selama satu minggu hingga menjadi serangga dewasa Tenebrio Molitor.

Gambar: semut jepang Dewasa 
Gambar proses metamorfosis semut jepang dari larva hingga dewasa 

Dari beberapa artikel di website yang saya baca Tenebrio Molitor disebut juga kumbang beras atau kutu beras yang merupakan induk serangga dari larva ulat hongkong. Kumbang beras yang berwarna hitam ini juga merupakan serangga pemakan biji-bijian yang disimpan, seperti biji gandum, bulir jagung, jewawut, sorgum, serta kacang-kacangan. Serangga ini aktif di malam hari (nokturnal). Panjang tubuhnya berkisar 13 – 17 mm. Serangga ini memiliki sebaran luas hampir di seluruh permukaan bumi.

Larva (ulat) hongkong Tenebrio Molitor 
Di luar Indonesia, larva ulat hongkong dikenal dengan nama Meal Worm atau Yellow Meal Worm. Ukuran panjang tubuh larva dewasa bisa mencapai 33 mm dan berdiameter 3 mm. Larva akan berganti kulit sebayak 15 kali sebelum menjadi kepompong. Ulat ini mudah dijumpai pada toko-toko pakan burung, ikan-ikanan, reptil, dan toko pakan ternak lainnya. Karena ulat ini sering dijadikan sebagai suplemen atau makanan utama pada hewan-hewan peliharaan tersebut baik dalam bentuk masih hidup maupun berbentuk pelet.


Pada burung hias dan burung kicau, ulat ini sangat dibutuhkan sebagai makanannya agar memiliki daya tarik dan kicauan yang khas. Jenis burung yang gemar memakan ulat ini cukup banyak, diantaranya burung beo, jalak putih, kacer, cucak biru, culik-culik, jalak bali, kenari, poksay, cucakrawa, murai daun, hwamei, murai batu, dan jenis burung pemakan serangga lainnya. Selain burung, adapun hewan peliharaan lain yang gemar memakan ulat hongkong sebagi sumber nutrisi yaitu ikan hias, udang, dan lobster. Makanan ini dipercaya dapat mempercepat pertumbuhan serta memberikan daya tahan tubuh yang lebih baik.

Kandungan gizi larva Tenebrio Molitor 


Ulat hongkong di jadikan sebagai pakan favorit oleh para peternak karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk hewan ternak. Kandungan nutrisi ulat hongkong diantaranya protein kasar mencapai 48%, lemak kasar berkisar 40%, kadar abu hingga 3%, kadar air mencapai 57%, serta kandungan ekstra non nitrogen sebesar 8%.

Adapun beberapa produk ulat hongkong dalam kemasan kaleng memberikan rincian sebagai berikut: mengandung protein kasar minimal 17%, abu maksimal 7%, lemak kasar 5%, dan serat sebanyak maksimal 1%. Nilai nutrisi bisa saja berbeda tergantung dari makanan yang dimakan oleh ulat.

Pemanfaatan ulat Tenebrio Molitor sebagai pakan ternak 

Beberapa manfaat pakan ulat hongkong bagi hewan peliharaan:
  • Dipercaya dapat mempertebal tubuh ikan arwana dan ikan hias lainnya 
  • Suara kicauan semakin nyaring dan bagus bagi burung kicau 
  • Memperkuat daya tahan tubuh dan mempercantik warna kulit pada ikan hias 
  • Kandungan protein yang tinggi dapat mempercepat laju Pertumbuhan pada udang dan lobster 
  • Memperkuat daya tahan tubuh landak mini, reptil, dan amfibi peliharaan 
Berikut ini saya sampaikan manfaat yang di publist di web dari semut jepang sendiri : 
Bagaimana untuk mengobati penyakit menggunakan Semut Jepang.?

  • Pengobatan pada penderita Diabetes : 2 semut untuk minum – 2 kali sehari (3 hari konsumsi seminggu). Setelah itu diperiksa kadar gula Anda jika cukup normal cukup hari 1 semut (minggu 3 hari konsumsi) …. selama satu bulan. 
  • Pengobatan pada penderita Hati : 3 semut untuk minum – 2 kali sehari (3 hari konsumsi seminggu). Jika pernapasan dan kondisinya mulai membaik setelah semut minum 2-2 kali sehari (3 hari konsumsi seminggu) … selama 2 bulan 
  • Pengobatan pada penderita Asam Urat : 2 semut untuk minum – 2 kali sehari (3 hari konsumsi seminggu) setelah hari 1 semut – 3 hari seminggu selama 2 bulan, Untuk kondisi yang parah bisa 5 semut untuk minum. sumber :bayer-anbas.blogspot (dot)com/2013/01/ulat-hongkong.html
Berikut ini Manfaat dan Khasiat semut jepang tetapi saya belum menemukan hasil uji secara ilmiah:
  • Menstabilkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes 
  • Menormalkan asam urat, 
  • Menormalkan kolesterol, 
  • Menstabilkan tekanan darah bagi penderita Hypertensi 
  • Mengobati penyakit jantung 
  • Menambah vitalitas bagi pria. 
Untuk bahan pertimbangan mempergunakan sesuatu hendaknya dipikirkan dengan baik.
  1. kandungannya apa? 
  2. Bagaimana setelah masuk kedalam usus, apa yg terjadi? 
  3. Mungkinkah setelah bercampur dg kendala di dalam lambung dan usus, sang kutu / semut masih bermanfaat dan bisa diserap tubuh? 
  4. Bagaimana dan berapa besarkan kandungan yang terserap tadi sehingga bermanfaat bagi tubuh itu sendiri. jadi bila hewan dimasuk kedalam perut, (jangan lupa ada juga hewan didalam perut yg hidup seperti cacing pita, gelang, kremi, tetapi tdk bermanfaat, dan bahkan merugikan karana menjadi parasit bagi yang punya tubuh dan merusak tatanan pencernaan tubuh.
Cara berternak dan membudidayakan semut jepang tergolong sederhana. Dibawah ini adalah cara berternak semut jepang 

  1. Anda harus menyiapkan bibit semut jepang, setidaknya 3 ekor (lebih banyak tentunya lebih bagus, karena perkembangbiakannya akan lebih cepat/lebih banyak) 
  2. Anda harus menyediakan tempat (toples atau baskom) yang tertutup tapi diberi lubang kecil untuk udara. 
  3. Sediakan ragi tape (ragi yang biasa digunakan untuk pembuatan / fermentasi tape, dapat anda cari ditoko kue) 
  4. Sediakan tempat yang memiliki suhu sedang kurang lebih 30 derajat 
  5. Sediakan kapas seperlunya sesuai tempat/toples/baskom yang digunakan (kapas tempat untuk semut itu tidur dan berkembang biak). 
  6. Point 1,3 dan 5 masukkan semua ke dalam toples/baskom yang disediakan. 






thumbnail
Judul: Apa sebenarnya semut Jepang itu? Apakah sama dengan ulat Hongkong (MealWorm atau Yellow MealWorm)
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Informasi Umum, Zoologi :

77 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Jadinya semut jepang itu sama ama kumbang ulat hongkong ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minat kutu jepang 085264664559 riau pekanbaru.

      Delete
  3. IJIN SHARE.. pak saya suka artikelnya

    ReplyDelete
  4. @ang OdMeng : sama-sama gan.
    @hesty : yoii sama sis.
    @ boss pulse : terima kasih, silahkan di share.

    ReplyDelete
  5. mas,aq masih bingung nih.jadi boleh tanya ya. mas kan pernah liat sendiri imagonya semut jepang,nah apakah ukuranx sma dengan imago ulat hongkong?karena saya pernah memelihara ulat hongkong jadi setau saya imago ulat hongkong itu besar kalo diluhat dari morfologi sekilas memang sama tetapi sepertix memang ada perbedaan.yg saya lihat dari foto" di artikel karena saya sendiri blm pernah liat semut jepang itu kok ukuranx kecil?

    ReplyDelete
  6. @Liza Afifah : iya imagonya memang lebih besar diabndingkan dengan ukuran semut jepang yang sudah dewasa..

    ReplyDelete
  7. semut jepang itu seperti kutu tepung ya......

    ReplyDelete
  8. @gema pertanian : iya mas, itu menurut analisa saya karena dari bentuk dan ciri-ciri mirip sekali antara semut jepang dan kutu tepung..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf saya budidaya semut jepang, beda pa/bu kutu beras ada moncong nya sedangkan semut jepang tidak

      Delete
    2. Beda pa/bu kalau kutu beras ada moncong nya sedangkan semut jepang tidak

      Delete
  9. AGan, pingin tahu nich di dalam tubuh semut jepang itu sendiri terkandung zat apa ya kok banyak bener sih manfaatnya.

    ReplyDelete
  10. @matheus bambang : saya belum tau apa yang terkandung di dalam semut jepang tersebut, perlu di teliti secara lanjut, klw sudah ada yang teliti kasih tau ya apa yang terkandung dalam semut jepang tersebut.

    ReplyDelete
  11. Kusnadi Rusnata : terima kasih mas atas komennya, saya kurang tau apa ada efek samping atau tidak karena riset hasil penelitian kepada manusia belum perna saya baca..

    ReplyDelete
  12. Replies
    1. Selamat menjual ya mb, semoga dapat untung, tp jangan lupa beritau cara minum semutnya yang baik, karena ada beberapa artikel, banyak terdapat gangguan pada pencernaan setelah lama minum kutu jepang tersebut.

      Delete
  13. Saya sudah konsumsi semut jepang, hari ke 3 minum sempat keliyengan, saya pikir gula saya tembus 400 an. Langsung saya cek ternyata gula saya ngedrop biasanya hari2 350 keatas tiba2 menjadi 178. Mungkin keliyengannya karena kaget akibat drop. Semua itu cocok2an Alhamdulillah dengan semut ini saya cocok. Saya sudah niatkan kalau ada yg mau saya akan kasih gratis bibitnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti benar terrbukti menurunkan gula darah, bagaimana setelah mengkonsumsi lama? Apakah ada efek?

      Delete
  14. Semut jepang ini jadi kutu beras???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika dilihat secara garis besar mirio sekali antara kutu beras dan semut jepang. Namun banyak yg menyampaikan kalau kutu beras ukurannya lebih kecil di banding semut jepang.

      Delete
  15. Semoga banyak orang yang akan merasakan manfaatnya. Pak admin terima kasih ulasannya. Sangat mudah di pahami..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2, semoga bisa bermanfaat buat semua.

      Delete
  16. Untuk kota tegal yg membutuhkan semut jepang bisa meng hub kami di 085655551569
    081807251230

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan promosi semoga bermanfaat buat orang lain

      Delete
  17. Maaf, permisi numpang share mengenai informasi semut jepang mungkin bsa jadi referensi, www.semut-jepang.com , terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke silahkan tapi sebaiknya jangan link aktif krn banyak disampaikan oleh twman blooger, link aktif bisa menurunkan pagerank

      Delete
  18. Pak saya ingin bertanya , mengapa setelah makan semut jepang ibu saya sakit tenggorokan,demam dan perut nya mulas ya pak ? Ibu saya diabetes pak. Mohon di respon pak . trimaksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya hati hati karena semut yang di makan tersebut steril, bisa jadi karena adanya bakteri atau kuman yang ada pada semut tersebut membuat sakit pada saluran pencernaan. Atau dengan mengkonsumsi semut tersebut membuat adanya semacam alergi pd saluran cerna. Perlu penelitian lanjut efek dan resiko jika mengkonsumsi semut jepang.

      Delete
  19. Di persawahan kering di t4 saya banyak sekali serangga semacam itu, hanya warnanya agak kusam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya bisa jadi masih satu family dengan semuk jepang.perlu membaca referensi dan indentifikasi yang valid.

      Delete
  20. Ikutan share... Bila ada yg butuh semut jepang di wilayah Denpasar - Bali. bs hub sy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pls hub 081353065707 saya butuh makasih

      Delete
    2. Semoga membantu dan bermanfaat

      Delete
  21. makasih infonya..... saya ini baru mendapatkan semut jepang
    dan blm lihat hasilnya.. smoga bermanfa'at

    ReplyDelete
  22. Jual Semut Jepang untuk kawasan surabaya dan sekitarnya bisa menghubungi kami :
    0812.3131.9848
    0857.3011.6129
    Terimakasih

    ReplyDelete
  23. Semut jepang / kutu ini sangat mudah pembiakannya, cukup sediakan indukan, kapas putih, ragi tape yang bulat putih itu, tempat yang bening seperti toples atau gelas, bila muncul larva atau uget-uget jangan dibuang, itu adalah anakan, saya cuma mengamati yang disebut semut jepang ini 15 menitan, saat diberi potongan ragi para larva akan bergerak mengerumuni ragi tersebut, soal khasiat dan efek sampingnya memang belum ada penelitian mendalam, karena ini terhitung fenomena pengobatan baru, tapi saya rasa ini bukan ulat hongkong karena ukuran larvanya beda jauh, dan ini memang bukan keluarga semut, ini lebih dekat ke bentuk kutu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak mas atas pencerahannya, ini semut jepang berbeda dengan ulat hongkong dan berbeda juga dengan semut biasa serta berbeda juga dengan kutu beras. Semua dilhat dari ukurannya berbeda. Selain dengan semut biasa. Semut jepang, kutu beras/tepung dan ulat hongkong masih satu famili.. itu analisa saya..

      Semoga bisa membantu untuk memberikan informasi.

      Delete
  24. Yang minat membeli semut jepang dapat menghubungi 0823-3836-1254.
    Harga nego.
    Untuk Seluruh wilayah indonesia.

    terima kasih.

    ReplyDelete
  25. tempat saya ada yang bilang namanya kutu kupret

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa.. lucu ya, kutu kupret biasanya untuk ngejek orang.. ckckc

      Delete
  26. untuk pemesanan wilayah slawi dan sekitarnya bisa hubungi kami 085228597577

    ReplyDelete
  27. Replies
    1. Ya mbak, banyak yang bilang berbeda dengan ulat hongkong. Dilihat dari segi ukuran..

      Delete
  28. terimaksih artikel yang sangat menarik... perkenalkan saya pemain burung kicaunan yang memang tiap hari memanfaatkan ulat hongkong untuk pakan kicauan kami, yang jadi pertanyaan disini... di dunia kicaun mengenal 3 spesies ulat yang umum dijadikan konsumsi kicauan yaitu Ulat hongkong (UH), ulat jerman(UJ), dan ulat kandang(UK)... dari ketiga jenis ini yang memiliki bentuk dan daur hidup yang hampir mirip dengan semut jepang adalah UH dan UJ perbedaanya dari ukurannya, UJ memiliki tubuh yang paling besar, dan UH memiliki tubuh yang sedang dan semut jepang paling kecil... dari ketiga jenis ini apakah merupakan spesies yang sama...? mohon penjelasannya sebab dari artikel bapak kalo sy baca menyamakan antara Ulat hongkong (Meal Worm,Yellow Meal Worm) dan semut jepang... sebelumnya terimakasih atas penjelasannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak juga mas atas infonya, artikel yang saya tulis diatas adalah analisa saya dari rasa keingin tauan saya. Saya sebenarnya tidak paham secara detail, antara perbedaan semut jepang, kutu beras/tepung dan ulat hongkong. Dari sumber interet yang saya baca ketiga kutu tersebut memiliki kesamaan, namun berbeda ukuran. Apakah itu satu spesies atau satu famili saya belum sempat baca artikel ilmiahnya. Semoga ulasan diatas bisa memberi gambaran secara umum apa itu semut jepang, semut dan ulat hongkong.

      Delete
  29. Okee saya sngt setuju. Thanks infonya

    ReplyDelete
  30. Wah gimana ya... Hehe padahal baru dikasih semut jepang, malah berkembabg biak lagi, emang sih baru nyobain, jadi belum tau efek sampingnya.. Hehe baca artikel di atas malah jadi takut...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya gan, ane juga ragu untuk makannya.. lebih baiknya kita jaga kesehatan tubuh aja ya..

      Delete
  31. Namun Perbedaan Jelas Semut Jepang Asli terletak disaat Semut Jepang masih menjadi ulat, Karena Ulat Semut Jepang Tidak Mengalami Proses Moulting Atau Ganti Kulit yang sangat jelas berbeda dengan Ulat Hongkong, Ulat Kandang maupun Ulat Jerman yang akan mengalami lebih dari 10 kali proses moulting atau berganti kulit semasa menjadi Ulat. Dan juga dari makanan dan perawatannya juga berbeda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sekali mbak, atas infonya semoga bisa memberikan informasi tambahan buat teman teman pembaca sekalian.

      Delete
  32. Namun Perbedaan Jelas Semut Jepang Asli terletak disaat Semut Jepang masih menjadi ulat, Karena Ulat Semut Jepang Tidak Mengalami Proses Moulting Atau Ganti Kulit yang sangat jelas berbeda dengan Ulat Hongkong, Ulat Kandang maupun Ulat Jerman yang akan mengalami lebih dari 10 kali proses moulting atau berganti kulit semasa menjadi Ulat. Dan juga dari makanan dan perawatannya juga berbeda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak ya mbak yosi, sangat berguna sekali informasi tersebut.

      Delete
  33. Mau nanya nih , saya kemarin dikasih semut jepang sama temen , lalu saya mengambil random kisaran 6 ekor yg nempel di ragi dan sekalian saya ngambil raginya , lalu saya masukan ke toples , kebesokan harinya saya melihat semutnya ada yg berukuran kecil dari semut jepangnya . jadi pertanyaan saya itu anaknya apa bukan ? Karna saya udah surfing di internet kalo abis kawin jadi telor dulu baru jadi ulet lah ini kok udah jadi semutnya , saya liat pas pertama ngambil tidak ada ulatnya , menurut pengeliatan saya . mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, saya juga masih bingung gan krn ane juga ndak perna pelihara juga.. ya semoga teman pembaca bisa membantu.

      Delete
  34. Mau nanya nih , saya kemarin dikasih semut jepang sama temen , lalu saya mengambil random kisaran 6 ekor yg nempel di ragi dan sekalian saya ngambil raginya , lalu saya masukan ke toples , kebesokan harinya saya melihat semutnya ada yg berukuran kecil dari semut jepangnya . jadi pertanyaan saya itu anaknya apa bukan ? Karna saya udah surfing di internet kalo abis kawin jadi telor dulu baru jadi ulet lah ini kok udah jadi semutnya , saya liat pas pertama ngambil tidak ada ulatnya , menurut pengeliatan saya . mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya semoga teman pembaca yang lain bisa membantu.

      Delete
  35. Fase ulat pada semut jepang sangat berbeda dgn ulat hongkong,,karena di lihat dari ukuran ulat pda semut jepang lebih kecil dari ulat hongkong,,hanya saja ciri fisiknya yg sama tetapi ukuran berbeda .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak, atas pencerahannya

      Delete
  36. Mohon maaf mas ulat bakal jd semut jepang dengan ulat hongkong itu beda jenis
    untuk sekitar bogor yg butuh semut jepang hub 085719657330

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf mas Budi, boleh saya tau apa nama latin yg sebnarnya dari semut jepang yg marak di Indonesia belakangan ini ya? Ty

      Delete
    2. Terima kasih banyak gan, jadi pr ane, apa sebenarnya nama ilmiah dari semuk jepang.

      Delete
  37. Maaf, kutu jepang itu tinggal di rambut nggk sih sist?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin saja ada, ketika itu orangnya mau ambil beras, atau lagi bersihin beras.. ehh kutunya jatuh di kepala.. lalu kutu tersebut berkembang biak dan tumbuh subur di rambut... %^#*@ edisi mendongeng #&#&$*$

      Delete
  38. Mirip kutu beras yaitu Tribolium atau ada info lain mirip kumbang dari amerika latin yaitu Ulomoides dermestoides, coba cari di google.

    ReplyDelete
  39. Replies
    1. Maaf ya pesannya dihapus karena dianggap spam.

      Delete
  40. Permisi, saya mau tanya. Barusan saya melihat tentang tenebrio molitor di wikipedia dan saya juga sudah mencocokkan dengan artikel anda. Pernyataannya hampir sama bahwa panjang tenebrio molitor adalah sekitar 1.3 sampai 1.8cm. Dan itu jauh lebih besar dari semut jepang yg saya lihat marak di Indonesia belakangan ini. Karena itu, saya agak bingung apakah benar itu adalah kumbang yg sama ya pak? Ty

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sebelumnya saya belum paham antara perbedaan semut jepang, ulat hongkong dan kutu beras.. setelah saya baca lagi dan banyak dari komentar teman ternyata mereka berbeda. Hanya saja mereka memiliki bentuk yang sama tapi ukuran berbeda, semoga bisa membantu.

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentar atau Pertanyaan Anda : JANGAN komentar yang tidak berhubungan dengan materi dan JANGAN tinggalkan link web karena dianggap spam. Blog ini dofollow sehingga anda akan mendapatkan Backlink gratis.

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz