Pengertian Asam Amino Esensial dan Asam Amino Non Esensial

Advertisement

Asam amino adalah monomer dari protein yang terdiri dari gugus amina dan gugus karboksil. Semua protein terbuat dari asam amino – asam amino yang saling berikatan oleh ikatan peptida (apabila ikatannya banyak maka disebut ikatan polypeptida).  Jadi Protein adalah senyawa organik bentuk polimerisasi dari asam amino terutama dari unit monomer asam amino yang saling diikat oleh ikatan peptida.   Seluruh protein dibentuk dari karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, dan sulfur. Beberapa jenis protein mengandung bahan non-metal seperti phosphor atau iodine, sedangkan yang berbahan metal contohnya besi, zink, cobalt, dan sebagainya.

Makanan sumber utama protein adalah susu, keju, daging, telur, ikan, kacang kacangan dan lainnya.  Menurut  WHO  (World Health Organization) protein yang berasal dari hewan seperti susu, daging, telur, keju, dan daging unggas cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Namun protein yang terkandung dalam sayur-sayuran memiliki kadar  yang terbatas. Ikan sebagai salah satu bahan pangan yang sangat dibutuhkan memiliki daya cerna protein yang cukup tinggi yaitu sekitar 90%. Kandungan protein pada ikan relatif cukup besar, sekitar 15-25% setiap 100 gram. Selain itu, kandungan protein ikan terdiri dari berbagai asam amino yang hampir seluruhnya di butuhkan oleh manusia.

Fungsi Protein untuk pertumbuhan, immunitas, dan mempertahankan proses normal metabolisme terutama dalam setiap sel hidup mengandung protein. Protein senyawa organik penting bagi mahluk hidup dan konsentrasinya paling tinggi di dalam jaringan otot hewan. Protein merupakan bahan essensial yang menunjang kehidupan. Kulit, tulang, otot, darah, hormon, enzim dan organ-organ dalam semuanya tersusun dari protein. Secara garis besar fungsi protein adalah :
  1. Penyusun protein, termasuk enzim.
  2. Kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin, hormon, dan asam nukleat)
  3. Pengikat logam penting yang di perlukan dalam reaksi enzimatik (kofaktor).
Asam amino dikelompokkan menjadi dua yaitu asam amino esensial dan asam amino non esensial.  Terdapat 20 asam amino 12 jenis asam amino non-enensial diproduksi oleh tubuh. Sedangkan 8 sisanya, berupa asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan.

Asam amino esensial
Asam amino esensial adalah asam amino yang sangat penting bagi tubuh tetapi tubuh tidak bisa memproduksinya sehingga perlu dari asupan atau sumber dari luar tubuh, baik itu dari hewan ataupun tumbuhan. Asam amino esensial sering juga disebut asam amino indispensable. Asam amino esensial sangat diperlukan untuk pertumbuhan tubuh. Jika kekurangan kelompok asam amino ini akan menderita busung lapar (kwashiorkor). Berbeda dengan lemak atau karbohidrat yang bisa disimpan, tubuh kita tidak dapat menyimpan asam amino. Itu sebabnya asupan asam amino yang cukup dari makanan selalu diperlukan setiap hari.
Asam Amino esensial antara lain sebagai berikut:
  1. Triptofan  beberapa sumber didapatkan dari karbohidrat. Triptofan juga terdapat pada telur, daging, susu skim, pisang, susu, dan keju.
  2. Treonin terdapat pada bahan pangan berupa susu, daging, ikan ,dan bici wijen.
  3. Metionin Sumber utama metionin adalah buah-buahan, daging (ayam, sapi, ikan,susu : susu murni, beberapa jenis keju, sayuran;bayam, bawang putih, jagung, serta kacang-kacangan: kacang kapri, kacang mete, kacang merah, tahu tempe.
  4. Lisin terdapat dalam protein kedelai,bici polong-polongan, dan ikan. Rata-rata kebutuhan lisin per hari adalah 1-1,5 g.
  5. Leusin banyak tersedia pada makanan yang tinggi protein, seperti daging, susu, beras merah dan kacang kedelai. Pada produk-produk susu kedelai juga banyak di temui kandungan leusin.
  6. Isoleusin
  7. Fenilalanin merupakan asm amino esensial yang menjadi bahan baku bagi pembentukan katekolamin. Katekolamin ini di kenal sebagai peningkat kewaspadaan penting bagi tranmisi impuls saraf. Fenilalamin terdapat pada daging ayam, sapai, ikan, telur, dan kedelai.
  8. Valin terdapat pada produk-produk peternakan seperti daging, telar, susu dan keju. Selain itu, asam amino esensial ini terdapat pada bici-bijian yang mengandung minyak seperti kacang tanah, wijen, dan gentil).
Sebenarnya dari beberapa jenis asam amino esensial seperti arginin dapat dibuat oleh tubuh, tetapi prosesnya sangat lambat dan tidak mencukupi untuk seluruh kebutuhan. Jadi juga harus disuplai dari makanan. Selain itu beberapa jenis asam amino juga berfungsi saling melengkapi satu sama lain. Contohnya metionin diperlukan untuk memproduksi cystein, atau fenilalanin diperlukan untuk membentuk tirosin.

Asam amino non esensial
Asam amino non esensial adalah asam amino yang penting bagi tubuh tetapi tubuh bisa membuatnya sendiri sehingga tidak perlu secara langsung dari asupan atau sumber dari luar. Ada sepuluh asam amino yang bisa dibentuk oleh tubuh manusia. Asam amino ini disebut asam amino dispensable. Karena bisa dibentuk sendiri oleh tubuh maka tidak harus memperoleh asupan dari makanan.

Asam Amino non-essensial yang diproduksi tubuh antara lain:
  1. Tirosin pembentukanya menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim phehidroksilase. Menurut penelitian yang dilakukan oleh institut penelitian kesehatan Lingkungan Amerika Serikat tahun 1988, tirosin berfungsi pula sebagia obat stimulan dan penenang yang eektif untuk meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan, tanpa efek samping. Tirosin terkandung dalam hati ayam, keju, alpukat, pisang, ragi, ikan dan daging.
  2. Sistein sekalipun asam amino bukan esensial kandungan atom sistein hampir sama dengan metionin. Sistein juga di temukan pada bahan pangan seperti cabai, bawang putih, bawang bombai, brokoli, haver, dan inti bulis gandum.
  3. Serin pertama kali diisolasi dari protein serat sutra pada tahun 1865.
  4. Prolin fungsi terpentingnya di ketahui sebagai komponen protein.
  5. Glisin secara umu, protein itu sendiri tidak banyak mengandung glisin (kecuali pada kolagen yang mengandung glisin dari dua per tiga kandungannya). Tubuh manusia memproduksi glisin dalam jumlah yang mencukupi.
  6. Asam glutamat karena ion glutamat yang dapat merangsang beberapa type saraf yang ada pada lidah manusia, glutamat di manfaatkan dalam industri penyedap rasa. Dalam keseharian di dapati dalam bentuk garam turunan yang di sebut sebagai monosodium glutamat atau MSG.
  7. Asam aspartat sering pula di sebut aspartat. Fungsinya di ketahui sebagia pembangkit neurotransmiter di otak dan saraf otot. Aspartat juga dimungkinkan berperan dalam daya tahan terhadap kepenatan.
  8. Ariginin sekalipun bersifat non-esensial bagi manusia dan mamalia lain, tetapi ariginin dapat di katakan sebagai asam amino setengah esensial karena produksinya sangat bergantung pada tingkat perkembangan dan kondisi kesehatan. Pada anak-anak, ariginin sangatlah penting. Pangan sumber utama ariginin ditemukan pada produk-produk peternakan seperti daging, susu, telur, dan berbagai olahannya. Sedangkan dari produk tumbuhan, ariginin banyak ditemukan pada cokelat dan biji kacang tanah.
  9. Alanin ditemukan dalam bahan pangan bentuk lain seperti daging, ikan, susu, telur, dan kacang-kacangan.
  10. Histidin bagi manusia, histidin merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak.
  11. Glutamin merupakan asam amino yang dikenal pula dengan sebutan asam glumatik. Asam amino ini berfungsi sebagai bahan bakar otak yang mengontrol kelebihan amonia yang terbentuk dalam tubuh akibat proses biokimia. Secara alami, glutamin di temukan dalam gandum dan kedelai.
  12. Asparagin di perlukan oleh sistem saraf untuk menjaga kesetimbangan dan di perlukan pula dalam transformasi asam amino. Asparagin di temukan pula pada daging (segala macam sumber), telur dan susu (serta produk turunanya)

ARTIKEL YANG BERKAITAN