Manfaat Minum Air Teh Dibandingkan dengan Air Putih serta Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Advertisement
Minum air teh, bagi masyarakat indonesia bukan hal yang asing lagi, minum air teh merupakan suatu tradisi dari jaman dulu turun temurun hingga sekarang. Selain diseduh secara tradisional banyak sekali produk-produk kemasan yang berisi teh, dengan berbagai jenis dan ukuran serta dengan tambahan-tambahan lainnya. memang minum teh memiliki kenikmatan dan citarasa tersendiri, apalagi bagi peminat teh. dari berbagai penelitian banyak sekali manfaat dari minum teh,sudah banyak juga artikel-artikel yang dipublikasikan, berikut saya coba ringkas dari berbagai artikel yang saya baca manfaat teh dibandingkan dengan air putih.

Hari hasil survei penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition, melaporkan bahwa teh bisa lebih meredam haus dan memberi manfaat lain dibandingkan air putih. Air pada dasarnya adalah menggantikan cairan tubuh. Teh menggantikan cairan dan mengandung antioksidan sehingga punya dua hal yang mendapatkan manfaatnya.

Antioksidan, khususnya flavonoid yang terkandung dalam teh dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel karena aktivitas sehari-hari, sehingga peneliti percaya senyawa itu dapat membantu untuk menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker. Hasil penelitian membuktikan bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan konsumsi teh terlindung dari kanker, meskipun efek ini kurang jelas.

Manfaat kesehatan lain termasuk perlindungan terhadap plak gigi dan kerusakan gigi dan menguatkan tulang. British Nutrition Foundation merekomendasikan sekitar 1,5 sampai 2 liter sehari, dan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, meningkatkan asupan antioksidan. Namun, ada beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan, sehingga mereka yang berisiko untuk anemia harus menghindarinya usai makan.

Lalu ada pertanya apakah kita harus meminum air putih 2 liter setiap hari ??

Informasi dari majalah, internet, atau buku kesehatan selalu menganjurkan kita menum air putih 8 gelas/ 2 liter sehari, namun masih ada para ahli tidak yakin akan kebenaran asal usul aturan ini, ada apa  ya? Dari artikel yang saya kutif, menurut Mike sawka, ilmuan dari angkatan darat AS, rumus ini berasal dari penelitian hidrasi hewan pengerat pada 1933 yang merekomendasikan konsumsi air 2,5 liter air per hari untuk menutupi kehilangan air melalui keringat san ekskresi pada manusia aktif.

Air bisa didapat dari makanan kaya air, seperti sup, es krim, menyisahkan kekurangan dua liter (delapan gelas) lagi, sehingga hampir dua puluh persen air dikonsumsi dari makanan tersebut. Namun, anda tidak perlu delapan gelas air putih setiap hari. Minumlah yang biasa kita perhitungkan bahkan yang berkafein sekalipun. Kebutuhan tubuh untuk menahan cairan mengalahkan pengaruh kecil kafein yang ada saat cairan hilang kata Douglas casa, fsikolog olahraga dari University of Connecticut. Tubuh juga akan memberi tahu jika anda butuh cairan. Minumlah jika haus, dan sebaliknya. Satu pengecualian : minumlah sebelum melakukan olahraga berat.  Jika ragu, cek urin anda. Urin akan berwarna kuning gelap jika anda dehidrasi (kekurangan cairan di tubuh) kata Stella Volve ahli nutrisi University of pennsylvania.

ARTIKEL YANG BERKAITAN