Istilah - Istilah Keluarga Di Adat Suku Semende / Semendo Sumatra Bagian Selatan

Advertisement

  1. Meraje adalah saudara  laki-laki dari ibu ( baik kakak atau adik).
  2. Tunggu tubang adalah anak perempuan tertua dari suatu keluarga yang bertugas menunggu dan memelihara serta mengusahakan harta pusaka nenek moyang, yang menjadi harta miliki bersama dalam keluarga itu; mengurus semua anggota dalam keluarga itu; dan sebagai tempat berhimpun atau bermusyawarah seluruh anggota keluarga.
  3. Tunggu tubang ngangkit adalah anak laki-laki yang dipilih oleh keluarga untuk menjadi dan berfungsi sebagai tunggu tubang, karena tidak ada anak perempuan di keluarga itu.
  4. Ngambik bagian adalah menikah.
  5. Jurai adalah seluruh keluarga yang ada sangkut pautnya dengan keluarga, baik dari pihak ayah maupun dari pihak ibu.
  6. Ading daghe adalah adik ipar perempuan.
  7. Lautan adalah saudara (kakak ataupun adik) laki-laki dari isteri.
  8. Ading bujang adalah sebutan bagi seorang perempuan kepada adik laki-laki dari suami.
  9. Muanai adalah sebutan bagi perempuan kepada saudara laki-lakinya.
  10. Kelawai adalah sebutan bagi laki-laki kepada saudara perempuannya.
  11. Dengah sanak adalah sebutan bagi seseorang kepada kakaknya yang sama jenis kelaminnya.
  12. Kakang adalah sebutan / panggilan bagi seseorang kepada kakaknya, namun berbeda jenis kelamin. 
  13. Adik-an adalah sebutan / pangilan bagi laki-laki kepada isteri adiknya atau sebutan bagi perempuan kepada suami adiknya.
  14. Kakak-an adalah sebutan / panggilan bagi laki-laki kepada isteri kakaknya atau sebutan bagi perempuan kepada suami ayuknya.
  15. Beliau wanyak adalah sebutan / panggilan bagi menantu kepada mertuanya, baik yang laki-laki maupun yang perempuan.
  16. Anak adalah sebutan / panggilan bagi mertua kepada menantunya yang perempuan.
  17. Dayang adalah sebutan bagi seseorang kepada menantu perempuan kelawai-nya.
  18. Nakan adalah sebutan bagi seseorang kepada menantu perempuan muanai-nya.
  19. Cucung adalah sebutan atau panggilan bagi seseorang kepada suami atau isteri cucunya.
  20. Beliau adalah sebutan / panggilan bagi perempuan kepada kakak perempuan suaminya dan kepada isteri kakak laki-laki suaminya.
  21. Engkuaye adalah sebutan atau panggilan bagi menantu kepada mertuanya atau bagi perempuan kepada kakak perempuan suaminya dan kepada isteri kakak suaminya, bila sedang berhadapan langsung.
  22. Warang adalah sebutan atau panggilan kepada besan muanai atau besan kelawai. 
  23. Kakak adalah sebutan atau panggilan kepada orang tua menantu laki-laki.
  24. Adek adalah sebutan atau panggilan kepada orang tua menantu perempuan.
  25. Ipaghan adalah sebutan bagi perempuan kepada isteri muanai-nya.
  26. Penduwaian adalah sebutan seorang laki-laki kepada suami ading daghenya.
  27. Kabah adalah sebutan kepada seseorang yang sama atau lebih rendah tingkatannya dan sama jenis kelaminnya.
  28. Dengah adalah sebutan kepada seseorang yang sama atau lebih rendah tingkatannya namun lain jenis kelaminnya.
  29. Kamu adalah sebutan kepada seseorang yang lebih tinggi tingkatannya.
  30. Rik adalah panggilan sayang kepada adik yang sama jenis kelaminnya.
  31. Ceh adalah kata sapaan kepada orang yang setingkat atau lebih rendah, namun lain jenis kelaminnya.
  32. Cebuk-an adalah panggilan sayang dari kelawai kepada muanainya yang lebih tua.
  33. Mamak adalah panggilan kepada paman.
  34. Ibungan adalah panggilan kepada bibi.
  35. Pejadi adalah orang tua: ibu dan bapak
  36. Enduk adalah panggilan kepada ibu.
  37. Bapak / bapang adalah panggilan kepada ayah.
  38. Mbajii adalah upacara adat serah terima jabatan meraje.
  39. Bapak kechiek / pangcik -an adalah panggilan pada adik dari ayah yang sudah menikah atau kepada suaminya adik perempuan dari ibu. 
  40. Enduk cik adalah panggilan pada adik dari ibu yang sudah menikah atau kepada istrinya adik laki laki dari ayah. 
  41. bapang tue / pang tue adalah panggilan pada kakak dari ayah yang sudah menikah atau kepada suaminya kakak perempuan dari ibu. 
  42. endung tue adalah panggilan pada kakak perempuan dari ibu yang sudah menikah atau kepada istrinya kakak laki laki dari ayah. 
  43. Uwak-an adalah panggilan pada kakak dari ibu yang sudah menikah atau kepada suaminya kakak perempuan dari ibu. 
  44. Endis adalah panggilan kepada bibi yang belum menikah
  45. Mamang adalah panggilan pada paman yang belum menikah.ENDIS itu singkatan dari Endung Gadis : atau panggilan untuk adik perempuan ibu yang masih gadis. juga cikal bakal menjadi mak chik (umak kechik).
  46. Pang bujang (bapang bujang) : adalah panggilan kepada adik laki-laki dari ayah yang belum menikah. yang juga cikal bakal jadi pang chik (bapang kechik) setelah menikah.
  47. AYUK: panggilan untuk saudara perempuan yang lebih tua.
  48.  
jika ada yang kurang silahkan ditambahkan di komentar.... 

kalau bukan kita yang akan melestarikan suku bahasa kita,  siapa lagi????? 


ARTIKEL YANG BERKAITAN