Berpetualang Ke Situs Purbakala Zaman Megalitikum Pugung Raharjo ada Rasa Shock Sendiri

Advertisement
Situs purbakala megalitikum Pugung Raharjo yang terletak di Kecamatan Pugung Raharjo Kabupaten Lampung Timur Provinsi lampung merupakan salah satu peninggalan zaman pra sejarah yaitu zaman batu yang ada di lampung. Pada kali ini kami bersama mahasiswa memberanikan diri untuk membolang ke situs sejarah ini, waktu sebelumnya sempat menjadi diskusi tersendiri sebelum mengadakan perjalanan ke situs purbakala ini. Diskusi kami yang utama adalah tentang tingkat keamanan daerah tersebut, sering kali dari cerita masyarakat hal hal yang tejadi di daerah tersebut yaitu masalah pembegalan atau pemalak yang merugikan orang-orang yang berkunjung ke situs ini. setelah sepakat kami beramai-ramai kesana dan diperkuat oleh teman yang rumah orang tuanya tidak jauh dari letak situs tersebut. 

Setelah tiba dilokasi ternyata memberikan shock terapi sendiri  bagi kami semua karena ketika sampai di tempat diberitau warga setempat bahwa di situs tersebut tidak aman, banyak sekali kejadian premanisme alias begal  yang merugikan para pengunjung dengan cara dipalak harta benda milik pengunjung seperti dompet, hp, dan kendaraan sepeda motor, bahkan tidak segan-segan mereka melukai pengujung jika melawan. beberapa hari lalu ada korban yang ditusuk dan diambil kendaraannya. sehingga kami menjadi khawatir dengan cerita warga tersebut, setelah itu warga menyarankan agar tidak membawa barang -barang berharga ke lokasi tsb termasuk kendaraan bermotor. akhirnya kami menitipkan barang-barang kami ke rumah warga yang paling dekat dengan situs purbakala tersebut. dalam kondisi terik matahari dan rasa kawatir, terutama saya pribadi karena membawa kamera DSLR dan lensa  yang ukuran besar, takut hal yang diceritaka warga tersebut terjadi. Namun dengan tekad yang baik serta berserah pada yang Kuasa kami memberanikan diri untuk tetap masuk ke lokasi situs,  di lokasi ternyata kami benar-benar menemukan beberapa orang yang glagat dan gayanya seperti preman, yang berkeliaran menggunakan kendaraan bermotor di dalam lokasi situs tersebut, akan tetapi mereka tidak menggubris kami, mungkin karena kami dalam jumlah yang banyak yaitu sekitar 24 orang sehingga mereka enggan ndak tidka mau ambil resiko lebih. Namun rasa kawatir tetap masih selalu ada. dalam kondisi tersebut saya masih bisa mengabadikan beberapa foto serta ada beberapa teman menikmati sejuknya air  kolam yang ada dalam situs tersebut. 

Di kawasan ini juga kami bertemu dengen beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang sedang berkunjung di situs ini, dari salah satu mahasiswa tsb  sebut saja namanya melati yang berdomisili dekat dengan situs tersebut, dia mengatakan kepada saya "agar hati-hati dan jangan memperlihatkan membawa barang mewah serta jangan terpisah dari kelompok karena meraka diam - diam mengincar".. hmhmhm wah makin tidak enak saja perasaan saya saat itu. sayapun mencoba berkomunikasi dengan ibu yang merupakan warga sekitar, dia sedang bermain  di sekitar kolam  di  situs tersebut, menyatakan hal yang sama yang disampaikan oleh Melati tadi. 

Keadaan tersampaikan diatas sebanding dengan kondisi situs purbala tersebut,  karena menurut saya situs ini cukup luas dan memiliki nilai sejarah yang tinggi serta didukung oleh pemandangaan yang bagu,s semestinya ramai akan pengunjung apalagi hari ini adalah hari libur,  akan tetapi sepi sekali pengunjung dari awal masuk situs hingga keluar situs  saya hanya menemukan 2 kelompok yang berkunjung ke situs ini, anak muda mudi warga lokalpun saya tidak menemukan sedang berpacaran atau nongrong tidak ada.  Sejenak sayapun berpikir, mengapa sepi yang tentunya faktor keamanan itulah yang menyebabkan orang tidak mau ke daerah ini. semestinya daerah yang berpotensi wisata akan memberikan pendapatan sendiri bagi warga sekitar asal semuanya didukung untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung. hmhm.. ini salah siapa?? tanya pada rumput yang bergoyang... hehehe

berikut ini foto-foto yang sempat saya abadikan selamat di situs purbakala megalitikum pugung raharjo

pintu gerbang masuk situs purbakala pugung raharjo

punden berundak
batu mayat / batu kandang

batu mayat tempat pemujaan

kolam megalitikum dapat digunkan untuk mandi dan bermain air oleh para pengunjung

di kolam ini bisa digunakan untuk terapi kaki karena digigiti oleh ikan ikan kecil 

benteng tanah 

benteng tanah 





ARTIKEL YANG BERKAITAN