Pengalamanku dan Biasiswa Unggulan Dari Pemerintah

Advertisement
Sejak Pertama sekolah sangat antusias sekali untuk mendapatkan biasiswa, dulu waktu duduk di SMP sempat ditawari guru untuk mengajukan biasiswa, dan sayapun ajukan tetapi tidak lulus, sayapun tidak mengerti mengapa tidak lulus karena saat itu saya sangat buta sekali dengan informasi tersebut, lalu semenjak SMA tidak tersentuh sama sekali dengan informasi biasiswa. baru pertama kali masuk kuliah mendapatkan biasiswa dari Bupati tetapi hanya setahun. selanjutnya : Ini mengulas cerita masa dulu jaman kuliah S1, bisa dibilang curhat tertunda..xixiix.. Saat itu, perna mengajukan biasiswa PPA dan BBM tetapi saya tidak lulus, saat itu saya sudah memasukan berkas ke tingkat dekanat dan lengkap. ternyata saya kalah seleksi didekanat, sempat dongkol dan kecewa berat saat itu. Karena teman-teman saya justru lolos dan mendapatkan biasiswa tersebut. dilihat dari nilai dan kegiatan ekstrakulekuler saya tidak kalah, bahkan bisa dibilang diatas teman-teman tersebut. yang mungkin belum rezeki. Sebetul yang membuat berkas saya tidak lanjut ke rektorat adalah permainan administrasi di dekanat, selidik punya selidik sayapun sangat paham keadaan saat itu, karena sang admin sempat berkata saat saya memasukan berkas tersebut "nanti ada tidak buat kita2 (kurang lebih bahasa seperti itu). waktu itu saya tidak begitu mengerti bahasa dari sang admin, ya waktu itu jelas-jelas saya ingin bersih. saat pengumuman nama saya tidak ada.. ya dengan rasa kecewa saya menerima kenyataan.

Saat pencairan uang biasiswa ternyata teman-teman yang mendapatkan biasiswa tersebut memberikan sebagian kepada admin tersebut, dengan kurang pengalaman dan ketidakmampuan saya hanya mendengarkan curhat dari teman-teman tersebut, dan mereka mengusulkan agar bernego dengan sang admin untuk pengajuan biasiswa yang lain. sayapun dengan lugu berniat untuk mengajukan baisiswa lagi. Hingga saat itu sayapun mendatangi sang admin untuk meminta informasi biasiswa terbaru, langsung sang admin memberitahu sedang ada buka untuk biasiswa bantuan belajar dari Bank EKA, sama dengan modus sebelumnya sang admin minta bagian (dengan yang tidak terkesan memaksa), sayapun mengiyakan dan mengurus berkas-berkas persyaratan biasiswa tersebut, hingga saat pengumuman nama sayapun lolos. Sesuai janji sebelumnya saya harus memberikan bagian ke admin. begitulah cerita singkat bukti ketidakjujuran pihak-pihak yang ingin mendapatkan untung dari hak orang lain serta keluguan mahasiswa s1.hehehe.... . 

Berlanjut dari cerita itu ke cerita yang baru saja saya alami, ini sebenarnya cerita yang bagi saya tidak pantas untuk dipublikasikan, namun ini wajib untuk sebagai bahan cermin dan pengalaman teman-teman yang benar-benar ikhlas mencari informasi. Saya memiliki teman satu kelas saat kuliah S1 dan kita sama-sama menempuh kuliah jenjang selanjutnya di kota pelajar, sebenarnya saya sangat paham watak dan prilaku dia, karena sudah kenal hampir 10 tahun tetapi karena pemikiran saya dia merasa akrab dengan saya, sayapun tetap wecome saja. Setiap dia minta bantu saya berusaha membantu. Banyak cerita tentang dia, tetapi ini langsung saja ke pokok bahasa ke biasiswa. Ternyata temanku itu, dia sudah tau lama tentang Biasiswa unggulan ini, dia sedang membuat proposal dan mengurus berkas-berkas syarat untuk mengajukan biasiswa ini. sebelumnya dia tidak memberitahu jika dia sedang mengurus untuk syarat biasiswa tersebut, tetapi saya tahu dia sedang mengajukan biasiswa karena dia keceplosan saat ngobrol denganku. pada lain waktu dia sedang mempersiapkan berkas tersebut, sehingga saya bertanya langsung "biasiswa apa yang kamu urus" dengan nada bahasa yang antara ingin memberitahu dan tidak. ya maklum mungkin dia lagi tidak mud, sayapun tidak mengambil pusing hal itu, biarlah  itu urusan dia. 

Untuk kedua kalinya, dia tahu dan hampir teman-teman akrabku tahu kalau saya ingin melanjukan kuliah lagi tetapi dengan biaya biasiswa, saat itu ada teman dari makasar memberi tahu sedang ada bukaan biasiswa unggulan, dia menyarankan untuk cari di internet.  kembali saya teringat kalau, teman yang ini sedang mengurus biasiswa, sehingga saya tanya kembali ke dia, biasiswa apa dan gimana prosedurnya. temanku itu, dia memberitahu dengan nada yang tidak bersahabat dengan berkata "cari aja di internet - biasiswa unggulan", sayapun dengan rasa dongkol dan menahan sabar, berusaha mencari di internet. hingga dapatlah dua web dari DIKTI dan Kementrian pendidikan Nasional tentang biasiswa unggulan. Berselang bebarapa hari ternyata temanku itu ada keperluan dan menginap di kostku, saat di kostku dia ternyata sedang mengurus perlengkapan buat biasiswa tersebut. kembali aku bertanya tentang biasiswa unggulan tersebut dan kira2 saya bisa tidak untuk mengikutinya. tetapi apa yang dia sampaikan, dengan nada yang sedikit kasar. "kamu baca aja syarat-syarat,  di panduannya, kayaknya kamu ndak bisa". sayapun kembali meminta ke dia untuk panduannya karena saya tidak tau biasiswa unggulan yang dia ikuti itu apa? apa dia jawab "kan di internet ada".. disana Rasa kesal dan kecewaku muemuncak, terasa sangat menyesal berteman dengan orang yang seperti ini. Padahal untuk memberi informasi hal yang baik kepada orang lain adalah ibadah, tetapi tidak berlaku pada teman seperti dia. 

Saat pagi-pagi, setelah subuh betapa darah saya terasa berdesir naik, ketika say lihat di samping labtop dia, dalam bentuk proposal yang judulnya PANDUAN PROGRAM BEASISWA UNGGULAN UNTUK CALON PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN dari DIREKTORAT PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN  2012. 
Saya berpikir langsung, alangkah pelitnya orang ini,apakah dia tidak mau tersaingi, atau takut apa, hanya dia dan ALLAH yang tahu, jelas-jelas dia punya hard copy tentang panduan biasiswa  unggulan tersebut tetapi dia tidak mau memberi lihat kepada saya. Banyak sekali pikiran kotorku  tentang sifat kejelekan dia pagi itu. Saya juga dengan berlapang dada merelakan semuanya. tetapi catatan di benakku, Ya ALLAH jauhkan saya dari orang-orang seperti ini, serta jauhkanlah saya dari PENYAKIT HATI  yaitu : iri, dengki, sombong, angkuh, munafik dll. 

Itulah sepenggal pengalaman tentang BIASISWA, saya harap semoga teman-teman yang ingin mendapatkan hikmanya dan semoga mendapatkan informasi biasiswa yang benar.  serta tetap berhati bersih dan waspada kepada pihak-pihak yang merugikan kita. Semoga ALLAH SWT selalu meredhoi langkah kita..amin.

Berikut ini link untuk mempermudah menjelajahi biasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah terutama dari DIKTI dan Kementrian pendidikan Nasional

untuk web yang selalu mengudate informasi tentang biasiswa silahkan kunjungi sini : 
http://beasiswabelajar.com/
http://www.scholarshipinfo.us/ 

Anda Ingin Mendapatkan uang tambahan dari internet tapi tidak dibuat susah..khusus para pemula dan yang suka menulis mungkin disini solusinya. KLIK SINI lengkap cara daftarnya. 

ARTIKEL YANG BERKAITAN