Infeksi Menular Seksual (IMS)

Advertisement
IMS kepanjangan dari infeksi menular seksual adalah penyakit yang menyerang kelamin yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan sex yang beresiko. Penyakit tersebut bisa disebabkaon oleh bakteri, virus, jamur dan lainya.

Yang dimaksud dengan seks yang beresiko adalah:
1. Berhubungan seks dengan orang yang sudah terinfeksi penyakit kelamin
2. Sering berganti pasangan termasuk golongan free seks
3 Tidak menggunakan alat kontrasepsi yang aman, contoh alat kontrasepsi adalah  kondom.

Bagaimana mengenali gejala terkena IMS (infeksi menular seksual) yaitu;
1. Keluar cairan nanah dari organ kelamin : penis, vagina / anus
2. Terasa sakit / panas saat buang air / berhubungan seks
3. Melepuh, lecet, luka, kutil, pembengkakan pada alat kelamin / anus

Solusi agar terhindar IMS (infeksi menular seksual)
1. Tidak sek bebas, setia pada satu pasangan
2.  Selalu gunakan kondom ketika berhubungan / alat kontasepsi yang aman.
3. Jika merasakan salah satu gejala IMS segera periksakan diri ke dokter.

Contoh penyakit IMS (infeksi menular seksual)

Orang yang mengidap IMS memiliki resiko lebih tinggi untuk terinfeksi HIV dan AIDS, Karna luka yang terbuka menjadi jalan masuk bagi virus HIV.

HIV (Human Immunodeficienci Virus) atau virus yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia juga menyebabkan virus penyebab AIDS (Acquired Immunodeficienci syndrom) sekumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh menurunnya atau hilangnya sistem kekebalan tubuh / imun pada tubuh manusia.

HIV tidak tertular dengan cara Aktifitas sosial seperti bersalaman pelukan berenang tinggal serumah dengan orang yang terinfeksi gigitan nyamuk menggunakan alat makan yang sama dll

Bagimana cara penularan HIV
1.  Melakukan seks dengan yang sudah terinfeksi tanpa kondom
2.  Transfusi darah yang telah tercemar HIV
3.  Menggunakan alat tajam yang tidak steril/ tercemar HIV seperi jarum suntik,alat tindik atau pisau cukur
4.   Ibu yang terinfeksi kepada janinnya melalui ari-ari selama kehamilan atau ASI

Cara Pencegahan HIV
1. Tidak berhubungan seks beresiko
2. Menggunakan kondom setiap berhubungan seks
3. Tidak menggunakan narkoba suntik secara bergantian / alat tajam pribadi lainnya
4. Setia pada satu pasangan / tidak free seks

Tidak membatasi kapan, dengan siapa dan dimana sahabat melakukan hubungan seksual ? Asal sahabat tahu dan mengerti bagaimana cara melakukan seks dengan aman agar terhindar dari penyakit menular seksual dan virus HIV. Paling penting sahabat jangan lupa memeriksakan diri secara berkala atau 3 bulan sekali di Klinik , Rumah sakit atau Puskesmas yang sudah tersedia layanan IMS dan HIV-nya dan sahabat tidak perlu malu dan takut akan hasilnya, mencegah lebih baik daripada mengobati dan RAHASIA terjamin.

ARTIKEL YANG BERKAITAN